kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.316
  • LQ451.100,19   1,30   0.12%
  • SUN106,45 -0,03%
  • EMAS588.852 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Dunia Marine diuntungkan kebijakan pemerintah

Minggu, 12 November 2017 / 17:28 WIB

Dunia Marine diuntungkan kebijakan pemerintah

Petugas kapal memberitahukan untuk persiapan keberangkatan kapal KM Express Bahari 3B dengan tujuan Kepulauan Seribu di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, Selasa (10/1/2017). PT Pelni telah mengoperasikan 26 kapal penumpang yang melayari 90 lebih pelabuhan di Indonesia. PT Pelni juga mengoperasikan enam kapal Tol Laut dan 46 kapal perintis yang keduanya merupakan penugasan resmi dari Pemerintah.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dunia Marine Internusa menyatakan kebijakan pemerintah yang melindungi hasil laut Indonesia membuat permintaan akan produk-produk kelautan miliknya menjadi melonjak dalam tiga tahun terakhir.

Pada tahun ini saja, penjualan produk-produk kelautan miliknya berhasil meningkat sebesar 30% dibandingkan tahun sebelumnya.

Giovani Martin, Head of Sales Marketing PT Dunia Marine Internusa mengatakan saat ini permintaan terhadap motor tempel, GPS Navigasi, radio komunikasi laut dan alat kelautan lainnya mengalami peningkatan.

Oleh karena itu, dirinya mengatakan prospek di industri kelautan akan terus membaik dengan adanya kebijakan-kebijakan yang salah satunya memberantas ilegal fishing.

“Jadi penjualan kami di-support kebijakan pemerintah yang membuat produk-produk kami akhirnya penjualannya naik di pasaran seperti motor tempel, fish finder, GPS dan alat perkapalan sih kami semuanya masih positif,” ujarnya kepada Kontan.co.id beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, perusahaan juga melakukan penambahan prinsipal produk kelautan pada tahun ini seiring dengan permintaan yang terus meningkat.

Tahun ini, dirinya mengatakan untuk produk kelautan sudah menambah dua produk baru yang dikenalkan di pasaran untuk produk GPS, sonar dan radar, ke depan dirinya tidak menutup kemungkinan untuk menambah prinsipal baru.

“Kami ada tambahan distributor itu Raymarine dan Furuno. Kalau Furuno itu GPS, sonar dan radar, kalau Raymarine itu sonar dan radar. Sedangkan kalau mesin tempel masih dengan Yamaha,” lanjutnya.

Saat ini dirinya mengatakan kontribusi produk-produk kelautan terhadap pendapatan perusahaan mencapai 70%, sisanya ditopang oleh produk-produk lainnya seperti GPS dan jam tangan.

Oleh karena itu, untuk melengkapi pelayanan di Indonesia, dirinya mengatakan perusahaan sudah menyiapkan layanan purna jual atau after sales service yang saat ini sudah ada di empat kota.

“Layanan purna jual kami punya empat tempat itu pertama di Jakarta, Surabaya, Pekanbaru dan Balikpapan, jadi di wilayah itu ada layanan purna jual untuk spare part dan service-nya,” lanjutnya. 


Reporter Andy Dwijayanto
Editor : Yudho Winarto

RITEL

TERBARU
MARKET
IHSG
18,23
6.490,90
0.28%
 
US/IDR
13.331
-0,25
 
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi - Jakarta
26 February 2018 - 27 February 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy