kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Indomaret akan membuat jaringan ATM milik sendiri


Senin, 30 Januari 2012 / 17:38 WIB
Indomaret akan membuat jaringan ATM milik sendiri
ILUSTRASI. Seorang karyawan menunjukkan kepingan emas di kantor Pegadaian Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (15/10/2020). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/hp.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. PT Indomarco Prismatama, pemilik merek minimarket Indomaret, melirik peluang bisnis baru, yaitu pengelolaan jaringan anjungan tunai mandiri (ATM) milik sendiri alias private label.

Wiwiek Yusuf, Direktur Pemasaran Indomaret menjelaskan, rencana pengadaan ATM private label itu untuk mengakomodir kepentingan pelanggannya yang memiliki kartu ATM dari perbankan yang berbeda-beda.

Untuk memperlancar rencananya, Indomaret mengaku sudah melakukan penjajakan dengan salah satu perbankan nasional. Wiwiek berharap, ATM private label itu tersedia di seluruh gerai Indomaret yang tersebar di Indonesia. "Ini inovasi Indomaret tahun 2012, salah satunya merintis ATM private label," ungkap Wiwiek di Jakarta, Senin (30/1).

Inovasi tersebut, lanjut Wiwiek, merupakan lanjutan inovasi yang telah dikembangkan Indomaret sebelumnya. Tahun lalu, Indomaret sukses mengembangkan layanan berupa penjualan tiket konser, seperti tiket konser musik Javajazz juga konser Kenny G.

Selain itu, Indomaret juga berencana menjual produk jasa, selain tetap melayani penjualan produk ritel fisik. "Kita juga menjalin kerjasama dengan produser rekaman untuk menjual compact disk (CD) Kla Project, secara eksklusif di Indomaret," terang Wiwiek.

Tak cukup sampai disitu, Indomaret sedang mencoba mengembangkan program pesan antar lewat telepon seluler Blue Berry dan iPad. "Kami mengembangkan program penjualan produk tanpa stok di toko. Walaupun stok tidak tersedia di toko tapi konsumen bisa memesannya," pungkas Wiwiek membeberkan rencana pemasarannya tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×