Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia sedang mempelajari rencana untuk melarang ekspor lebih banyak bahan baku dalam beberapa tahun mendatang, termasuk timah.
Menteri Eenergi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan, rencana melarang ekspor bahan baku tambang itu seiring upaya Indonesia untuk meningkatkan industri pengolahan dalam negeri.
Indonesia telah melarang ekspor beberapa mineral mentah termasuk bijih nikel, bauksit, dan konsentrat tembaga untuk menarik investasi dalam pengolahan domestik dan mengekspor produk bernilai lebih tinggi.
Baca Juga: Menteri Bahlil Ajukan Lebih dari 18 Proyek Hilirisasi ke Presiden Prabowo
"Tahun lalu kami telah melarang ekspor bauksit dan dalam beberapa tahun mendatang, kami sedang mempelajari untuk melarang sejumlah komoditas lain termasuk timah," kata Bahlil dalam forum ekonomi yang dihadiri lembaga internasional, Jumat (13/2/2026), seperti dikutip Reuters.
"Kita seharusnya tidak lagi mengekspor bahan mentah," tambahnya.
Bahlil mendorong investor untuk berinvestasi lebih banyak di industri pengolahan Indonesia.
Baca Juga: Menteri Bahlil Pastikan Proyek DME Batubara Sudah Tahap Finalisasi Danantara
Selanjutnya: Konflik Iran Mereda, Harga Minyak Masih Tekan di Pekan Kedua Februari 2026
Menarik Dibaca: Ada Tengah Bulan Cuan Blibli, Ini Berbagai Kebutuhan yang Bisa Dibeli Sambut Ramadan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)