kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.579
  • EMAS594.906 0,17%

Kementan kawal KKI ekspor 300 ton cocoa butter ke Belanda

Kamis, 09 Agustus 2018 / 17:26 WIB

Kementan kawal KKI ekspor 300 ton cocoa butter ke Belanda
ILUSTRASI. ilustrasi kakao



KONTAN.CO.ID - 

KENDARI. Komoditas cacao butter memiliki potensi ekspor yang besar. Melalui pengawasan Balai Karantina Pertanian (BKP) Kendari, PT Kalla Kakao Industri (KKI) telah mengekspor 300 ton cacao butter ke Belanda.

"Kami sangat mendukung aktivitas ekspor yang dapat dilakukan langsung dari Kendari. Karantina Kendari siap membantu fasilitasi agar komoditas ekspor yang dikeluarkan dari Kendari memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan negara tujuan ekspor,” ujar Mastari, Kepala BKP Kendari saat lakukan pelepasan ekspor cacao butter dalam rilis yang diterima Kontan.co.id, Kamis (9/8).

Menurutnya, BKP Kendari telah memfasilitasi KKI untuk melakukan ekspor 100 ton cocoa butter ke Belanda. Dalam 2 bulan terakhir, ini kali ke-3 KKI melakukan ekspor ke negeri kincir angin tersebut.

Ekspor kali ini menggenapkan jumlah cacao butter yang diekspor menjadi 300 ton dengan total nilai Rp 27 milyar. Sebelumnya telah dilakukan dua kali pengiriman, masing- masing 160 ton dan 40 ton.

Sekadar info, sejak Januari 2018 pelabuhan Kendari New Port telah digunakan untuk aktivitas ekspor. Kini provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dapat melakukan aktivitas ekspor secara langsung setelah sebelumnya aktivitas ekspor komoditas pertanian unggulan harus melalui Makassar ataupun Surabaya.

Untuk memperlancar akselerasi ekspor produk kakao di Sultra, BKP Kendari telah menerapkan sistem pengawasan inline inspection terhadap kakao KKI. Melalui inline inspection BKP Kendari mengawal persyaratan kesehatan dan keamanan komoditas agar dapat sesuai atau memenuhi persyaratan yg diminta negara tujuan ekspor.

"Seperti cocoa butter ini, Belanda mempersyaratkan phitosanitary certificate (PC) dari karantina. Makanya kami kawal sejak awal, proses mulai dari hulu sampai hilirnya dalam pemantauan petugas karantina. Hingga saat tiba waktunya ekspor, tidak perlu ada kejadian bongkar muat kontener untuk diperiksa, karena semua sudah dilakukan di gudang pemilik" terang Mastari.

Monitoring terhadap gudang penyimpanan produk, kardus kemasan sampai pada kontener yang digunakan sebagai alat angkut ekspor apakah sudah sesuai standar untuk terbebas dari hama gudang juga dilakukan oleh petugas karantina tambahnya.

Pemeriksaan dan pengujian sampel produk di lab karantina untuk uji mikroskopis juga dilakukan untuk memastikan produk ekspor bebas dari hama gudang sebelum dikeluarkannya PC yang dipersyaratkan. Selain inline inspection yang dilakukan di unit kerja, percepatan layanan ditingkat pusat juga terapkan terobosan inovasi dibidang IT yakni dengan pemberlakuan e-certification dan e-payment.

Untuk tujuan ekspor ke Belanda, dua hal ini telah diterapkan dan bakal terus dijajagi ke negara tujuan ekspor lainnya. Dengan ini dapat dipastikan percepatan ekspor produk pertanian ke negara tujuan terus dikawal BKP Kendari, tandas Mastari.


Reporter: Tane Hadiyantono
Editor: Agung Jatmiko

EKSPOR IMPOR

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0004 || diagnostic_api_kanan = 0.0567 || diagnostic_web = 0.2701

Close [X]
×