: WIB    —   
indikator  I  

Net1 gaet INTI produksi perangkat telekomunikasi

Net1 gaet INTI produksi perangkat telekomunikasi

KONTAN.CO.ID - Untuk membantu mengakomodir frekuensi 450 MHz dalam jaringan 4G LTE, Net1 Indonesia melalui PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI) mengajak PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) (Persero) untuk bekerjasama memproduksi perangkat telekomunikasi.

Kerja sama ini sudah ditandatangani dalam Memorandum of Understanding (MoU) oleh CEO STI Larry Ridwan dan CEO PT INTI Darman Mappangara.

"Kami meyakini MoU ini akan membawa business opportunity yang semakin menjanjikan bagi Net1 Indonesia dan PT INTI,” tutur Larry Ridwan dalam rilis yang diterbitkan (10/8).

PT INTI akan membantu memperlancar distribusi Net1 Indonesia terutama dalam hal penyediaan perangkat 4G LTE dan piranti pendukungnya kepada pelanggan STI terutama pelanggan Business to Business (B2B). STI dan PT INTI akan memasarkan produk dan koneksi internet menjadi sebuah solusi telekomunikasi secara bersama-sama.

STI memilih untuk mengajak PT INTI sebagai partner karena beberapa hal. Pertama, STI menilai PT INTI adalah perusahaan yang mempunyai visi yang sama serta capability mengembangkan piranti telekomunikasi yang cocok dengan kebutuhan STI.

Kedua, PT INTI mampu untuk memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah. Dalam peraturan Menkomindo per Januari 2017, TKDN yang harus dipenuhi para vendor pembuat alat dan perangkat telekomunikasi adalah 20% bagi Subscriber Station (SS) dan 30% bagi Base Station (BS).

“Kami merasa bangga dipercaya oleh Sampoerna Telekomunikasi Indonesia untuk memproduksi perangkat 4G LTE yang mendukung frekuensi 450Mhz untuk layanan Net1. Kerja sama ini merupakan sebuah langkah besar untuk mendorong perkembangan ekosistem IoT di Indonesia sehingga bisa memajukan industri dalam negeri secara keseluruhan.” ujar CEO PT INTI Darman Mappara.

Larry berharap konektivitas jaringan 4G LTE dari Net1 dan perangkat dari PT INTI ini akan memberikan dampak positif guna memperlancar serta mendorong pertumbuhan bisnis-bisnis berbasis IoT di lingkungan perkotaan maupun pedesaan.


Reporter Ivana Wibisono
Editor Yudho Winarto

TELEKOMUNIKASI

Feedback   ↑ x
Close [X]