kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Penyakit udang masih hantui petambak


Senin, 19 Februari 2018 / 19:43 WIB
Penyakit udang masih hantui petambak
ILUSTRASI. Udang Pisang


Reporter: Abdul Basith | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyakit yang menyerang udang masih menghantui produksi budidaya udang Indonesia.

"Saat ini petambak masih berjuang melawan penyakit udang," ujar Ketua Shrimp Club Indonesia (SCI) Jawa Barat (Jabar) dan Banten, Joko Sasongko, Senin (19/2).

Joko bilang, membuat tambak tradisional terlepas dari serangan penyakit tidak mudah. Waktu yang panjang diperlukan untuk mengatasi hal tersebut. Ini juga yang menjadi penyebab produksi udang terus merosot. Ujungnya, ekspor udang budidaya Indonesia stagnan

"Ekspor udang budidaya tergantung dari produksi nasional," terang Joko.

Saat ini petambak tradisional masih kesulitan setelah lepas kemitraan dengan PT Charoen Phokpand (CPP). Kemitraan tersebut dilakukan melalui anak perusahaannya PT Aruna Wijaya Sakti.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×