kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.573
  • EMAS594.906 -0,17%

Produsen baja lapis waspadai aturan impor baja baru

Kamis, 08 Februari 2018 / 17:31 WIB

Produsen baja lapis waspadai aturan impor baja baru
ILUSTRASI. PT Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen baja lapis ringan mengaku pembelian bahan baku jadi terhambat akibat revisi aturan importasi baja oleh pemerintah. Seperti yang diketahui, pemerintah telah menghapus pertimbangan teknis dari Kementerian Perindustrian (Kemperin).

Lalu, per Februari 2018 impor baja diatur oleh Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 22 tahun 2018 tentang Ketentuan Impor Besi atau Baja Paduan dan Produk Turunannya, yang merupakan revisi dari Permendag Nomor 82 Tahun 2016.


"Padahal kami bagian dari industri, dan selama ini dapat kuota impor dari Kemperin," ujar Handaja Susanto, Direktur Utama Saranacentral Bajatama Tbk (BAJA) kepada Kontan.co.id, Kamis (8/2).

Aturan ini menghambat ketersediaan bahan baku pabrikan baja lapis.  Sementara harga bahan baku BAJA berupa baja canai dingin alias cold rolled coil (CRC) terus naik. Sulitnya mendapatkan suplai bahan baku dan kenaikan harganya menyebabkan produsen hilir seperti BAJA berpikir ulang untuk meningkatkan produksi tahun 2018 ini.

Adapun pada utilitas tertinggi, pabri BAJA mampu memproduksi baja lapis ringan sebanyak 12.000 ton per bulan. Perseroan ini menjual dalam beberapa jenis baja lapis ringan seperti Galvanis, Saranalum dan produk baja berwarna.


Reporter: Agung Hidayat
Editor: Rizki Caturini

EMITEN

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0008 || diagnostic_api_kanan = 0.0495 || diagnostic_web = 0.2700

×