kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.923
  • SUN98,38 -0,17%
  • EMAS611.050 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Sampoerna raih penghargaan nihil kecelakaan kerja

Kamis, 19 Mei 2016 / 16:02 WIB

Sampoerna raih penghargaan nihil kecelakaan kerja

JAKARTA. Produsen rokok PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) berhasil memposisikan diri sebagai tempat kerja paling aman di tanah air. 

Pada Rabu kemarin (18/5), Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia menganugerahi Sampoerna dengan Penghargaan Kecelakaan Nihil atas keberhasilan manajemen dalam melaksanakan program keselamatan dan kesehatan kerja bagi sekitar 17.000 pekerja di lima pabrik sigaret kretek tangan (SKT). 

Sampoerna merupakan perusahaan satu-satunya di Indonesia yang berturut-turut meraih Penghargaan Kecelakaan Nihil sejak 1999.

Hal ini merupakan prestasi. Pasalnya, berdasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, angka kecelakaan kerja di Indonesia masih sangat tinggi. Hingga akhir 2015, BPJS mencatat sekitar 100.000 kasus kecelakaan kerja di Indonesia per tahun. Dari angka tersebut, lebih dari 2.000 kasus merupakan kecelakaan berat yang mengakibatkan kematian.

Kepala Cabang Layanan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Karimunjawa Surabaya Heru Prayitno mengatakan, tak ada pekerja Sampoerna yang melakukan klaim kecelakaan kerja hingga periode Maret 2016.
 
“Sampoerna sungguh merupakan the true role model terkait perusahaan yang berhasil mewujudkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja,” kata Heru dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/5).
 
Selain itu, pada 19 Mei 2016, Museum Rekor Indonesia (MURI) juga mencatat Sampoerna sebagai satu-satunya perusahaan di Indonesia dengan jumlah jam kerja terbanyak tanpa kecelakaan selama 20 tahun (periode 1996-2016), yaitu 757.000.000 jam.

Upaya Sampoerna ini sejalan dengan Kampanye Indonesia Berbudaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang dicanangkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan sejak 1970 seiring lahirnya UU No 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Sampoerna sepakat bahwa K3 merupakan bagian integral dan revolusi mental dalam pembangunan nasional guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan bangsa.

“Keselamatan dan kesehatan kerja para karyawan merupakan prioritas yang harus diwujudkan oleh semua lapisan karyawan, mulai dari staf hingga pimpinan perusahaan. Bagi Sampoerna, menjaga keselamatan karyawan sama pentingnya dengan menjalankan bisnis, ” kata Markus Hosea, Kepala Pabrik Sigaret Kretek Tangan Sampoerna, di sela-sela acara Environment Health and Safety  Festival 2016 di Kantor Pusat Sampoerna di Surabaya, Kamis (19/5).

Sementara itu, Direktur Pengawasan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ir. Amri AK, MK, berharap Sampoerna terus mempertahankan prestasi ini.

“Kami mengharapkan (Sampoerna) mempertahankan prestasi tersebut dan meningkatkan pelaksanaan K3 di tempat kerja secara terus-menerus agar tidak terjadi kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta meningkatkan produktivitas tenaga kerja,” ujar Amri melalui surat tertulis kepada Sampoerna tertanggal 1 April 2016.

Prestasi ini tak lepas kerja keras Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sampoerna selama 20 tahun. Selama periode itu, departemen ini selalu bekerja keras menjamin keselamatan dan kesehatan tenaga kerja, serta mengendalikan risiko terhadap peralatan yang berada di fasilitas produksi sehingga dapat digunakan secara aman.
 


Reporter: Dikky Setiawan
Editor: Dikky Setiawan

PENGHARGAAN KECELAKAAN KERJA

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0066 || diagnostic_api_kanan = 0.0462 || diagnostic_web = 0.3573

Close [X]
×