INDUSTRI
Berita
Tambah armada, Citilink tambah frekuensi terbang

TARGET PENERBANGAN CITILINK

Tambah armada, Citilink tambah frekuensi terbang


Telah dibaca sebanyak 1550 kali
Tambah armada, Citilink tambah frekuensi terbang

JAKARTA. PT Citilink Indonesia, anak usaha dari PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) menargetkan 120 penerbangan per hari pada akhir tahun 2012.

Direktur Utama PT Citilink Indonesia, Arif Wibowo bilang, frekuensi penerbangan saat ini sudah mencapai 72 penerbangan per hari. Sementara pada awal tahun lalu, frekuensi terbang CItilink baru mencapai 56 penerbangan per hari.

Arif bilang, upaya Citilink meningkatkan frekuensi penerbangan dilakukan bertahap. "Pada September kami menargetkan frekuensi penerbangan mencapai 86 penerbangan sehingga target 120 penerbangan per hari bisa dilakukan akhir tahun," jelas Arif, di Jakarta Rabu (1/7).

Untuk melancarkan kenaikan frekuensi penerbangan, pihaknya sudah mengantisipasi persediaan armada pesawat untuk mengangkut penumpang. Arif mengulas pada akhir tahun 2011 lalu, pesawat Citilink baru tersedia 8 armada.

"Bulan ini akan ada tambahan 6 armada pesawat lagi, sehingga bulan ini total ada 14 pesawat yang terdiri dari 10 Boeing 737-Series dan empat Airbus A320. Kemudian diharapkan sampai akhir tahun jumlah armada sudah mencapai 21," jelas Arif.

Selain itu, Citilink berencana membuka rute baru ke Bandung, Lombok, Yogya, Pekanbaru dan Padang. Asal tahu saja, sampai saat ini Citilink memusatkan bisnis di Jakarta dan Surabaya dengan delapan rute harian dari Jakarta dan dari Surabaya menuju Batam, Banjarmasin, Denpasar, Balikpapan, Medan dan Ujung Pandang.

Arif bilang dengan kenaikan frekuensi penerbangan tersebut, pihaknya optimistis bisa memperoleh pendapatan Rp 2 triliun sampai akhir tahun. Sedangkan sampai akhir semester I ini, Citilink mengantongi pendapatan Rp 1 triliun atau naik 60% dari periode yang sama tahun lalu.

Telah dibaca sebanyak 1550 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Bisnis properti tiarap dulu

    +

    Industri properti menyambut 2014 dengan pesimistis.

    Baca lebih detail..

  • Mobil baru bermunculan kendati pasar stagnan

    +

    Pelemahan ekonomi membuat pasar otomotif tak melaju cepat.

    Baca lebih detail..