kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.107
  • SUN97,12 0,58%
  • EMAS621.140 0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

United Tractors mendorong mesin konstruksi

Jumat, 02 Maret 2018 / 11:47 WIB

United Tractors mendorong mesin konstruksi
ILUSTRASI. Manajemen UNTR saat pameran GIICOMVEC
Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjadi distributor resmi sejumlah merek kendaraan komersial dan alat berat menyebabkan PT United Tractors Tbk memiliki banyak peluang mengejar penjualan. Mereka menargetkan peningkatan volume penjualan untuk setiap merek yang dijajakan.

Pada segmen produk kendaraan komersial, United Tractors memasarkan merek UD Trucks dan Scania. Sementara pada segmen produk alat berat, ada Komatsu, Tadano dan Bomag. Kedua segmen tersebut menjadi satu dalam kategori lini usaha mesin konstruksi.

Sepanjang tahun ini, United Tractors menargetkan penjualan 1.500 unit UD Trucks Quester. "Mayoritas truk ini mengisi sektor pertambangan, hampir 800 unit untuk sektor tersebut," ujar Loudy Irwanto Elias, Direktur Marketing PT United Tractors Tbk, saat ditemui di Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018, Kamis (1/3).

Sementara target penjualan Scania terdiri dari 1.000 unit truk dan 150 unit bus. Untuk penjualan bus, United Tractors membidik pasar bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan Trans Jakarta.

Adapun sepanjang tahun lalu, United Tractors melego 700 unit kendaraan UD Trucks dan 1.116 unit kendaraan Scania. Masing-masing penjualan tumbuh dobel kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya (lihat infografis).

Mengerek kapasitas

Sementara target penjualan alat berat Komatsu tahun ini mencapai 4.200 unit. Target tersebut 10,88% lebih banyak ketimbang realisasi penjualan tahun lalu 3.788 unit.

Target United Tractors tahun 2018 menyesuaikan dengan potensi permintaan pasar. Perusahaan berkode saham UNTR di Bursa Efek Indonesia tersebut bahkan mengaku, agak kewalahan menghadapi lonjakan permintaan pasar.

Sementara, pengadaan alat berat tak bisa instan. Alat berat kelas kecil misalnya, membutuhkan waktu tunggu pemesanan alias inden sekitar tiga bulan. Sementara inden alat berat berukuran besar bisa sampai delapan bulan.

Para prinsipal alat berat United Tractos mulai menaikkan kapasitas produksi. "Komatsu sudah mulai menambah kapasitas produksi," ujar Loudy tanpa menyebutkan besar peningkatan.


Reporter: Agung Hidayat, Dina Mirayanti Hutauruk
Editor: Yudho Winarto

OTOMOTIF

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0005 || diagnostic_api_kanan = 4.0406 || diagnostic_web = 4.2020

Close [X]
×