kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ada wabah Covid-19, Bukit Asam (PTBA) kalkulasi ulang rencana produksi dan penjualan


Minggu, 26 April 2020 / 14:04 WIB
ILUSTRASI. Suasana penambangan batubara menggunakan bucket wheel escavator di lokasi penambangan batubara PT. Bukit Asam (PTBA).


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Herlina Kartika Dewi

Berdasarkan catatan Kontan.co.id, tahun ini PTBA berencana untuk memproduksi 30,3 juta ton batubara atau naik sekitar 4% dari realisasi tahun 2019 yang sebanyak 29,1 juta ton.

Di sisi lain, PTBA menargetkan mampu menjual 29,9 juta ton batubara dengan rincian 21,6 juta ton untuk pasar domestik dan 8,3 juta ton untuk pasar ekspor. Target ini naik 8% dari realisasi penjualan sepanjang 2019 yang sebesar 24,7 juta ton. 

Peningkatan target penjualan ditopang oleh target ekspor untuk batubara medium to high calorie ke premium market sebesar 2,3 juta ton.

Dalam hitungan PTBA, kondisi pasar dan harga batubara pada triwulan I tahun ini mengalami penurunan sebanyak 25%-30% dibandingkan indeks pada kuartal I tahun lalu yang masih berada di atas US$ 90 per ton.

Baca Juga: OJK sebut realisasi buyback BUMN sudah Rp 156 miliar, ada PTPP dan PTBA

Kendati demikian, Hadis mengklaim bahwa di tengah pandemi corona, kinerja operasional PTBA masih mencatatkan hasil yang memuaskan meski ada kontraksi sekitar 2%. "PTBA memiliki performa yang cukup baik pada kuartal I-2020. Hanya mengalami sedikit kontraksi atau sekitar 98% bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya," tandas Hadis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×