kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Adhi Karya (ADHI) Siap Jika Mendapat Penugasan Menggarap Proyek di IKN


Kamis, 20 Januari 2022 / 17:21 WIB
ILUSTRASI. Adhi Karya. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN


Reporter: Dimas Andi | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten konstruksi pelat merah, PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) menyambut positif rencana proyek Ibu Kota Negara (IKN) baru Nusantara yang berlokasi di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Corporate Secretary ADHI Farid Budiyanto menyampaikan, pada dasarnya proyek pengembangan IKN akan berdampak positif bagi kelangsungan usaha ADHI maupun industri konstruksi secara umum. Hanya memang, proyek IKN masih terlalu dini sehingga sejauh ini belum ada penugasan yang diberikan kepada ADHI terkait proyek tersebut.

“Namun, kami terus mempersiapkan diri secara internal untuk menangkap peluang tersebut,” ujar dia, Kamis (20/1).

Baca Juga: Efek Ibukota Negara Baru ke Saham Konstruksi Tak Terasa

Ia melanjutkan, ADHI punya pengalaman banyak dalam menggarap proyek-proyek infrastruktur di Pulau Kalimantan. Untuk saat ini, ADHI tengah membangun sejumlah proyek di Kalimantan seperti RDMP Office & Lab Pertamina, pembangunan Jalan Malinau – Semamu, normalisasi Sungai Barabai, dan lain sebagainya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah menyatakan dana APBN untuk pembangunan IKN akan difokuskan pada penyediaan kebutuhan dasar pemerintahan. Hal ini meliputi proyek pembangunan istana negara, kantor kementerian/lembaga, pangkalan militer, kompleks diplomatik, rumah dinas ASN/TNI/Polri, serta infrastruktur dasar seperti akses jalan, sanitasi, dan drainase.

 

Sementara untuk infrastruktur pendidikan, kesehatan, bandara, pelabuhan, perumahan umum, perguruan tinggi, dan sarana perbelanjaan dibiayai secara kolaboratif dengan pihak swasta.

Mengutip situs ikn.go.id, total luas Kawasan Strategis Nasional IKN di Kalimantan mencapai 256.142 hektare (Ha) yang terdiri dari Kawasan IKN seluas 56.180 Ha dan Kawasan Pengembangan IKN seluas 199.962 Ha. Adapun Kawasan Inti Pusat Pemerintahan menjadi bagian dari Kawasan IKN dengan luas 6.596 Ha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×