kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45789,27   4,71   0.60%
  • EMAS938.000 0,11%
  • RD.SAHAM -0.36%
  • RD.CAMPURAN -0.47%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

AdPoint targetkan 3.000 titik penempatan iklan tahun depan


Jumat, 20 Desember 2019 / 12:46 WIB
AdPoint targetkan 3.000 titik penempatan iklan tahun depan
ILUSTRASI. Pekerja memasang papan iklan billboard di Jakarta, Selasa(14/4).

Reporter: Azis Husaini | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Perkembangan digital telah mendorong perubahan gaya hidup yang pada akhirnya mempengaruhi semua lini bisnis, tak terkecuali industri periklanan.

Era digital telah mengubah cara orang mengkonsumsi iklan. Masyarakat saat ini lebih banyak menghabiskan waktunya untuk melihat perangkat smartphone. Alhasil, media digital sudah jadi alternatif dalam memasang iklan.

Baca Juga: PLB e-Commerce jadi penguatan eksistensi produk lokal di pasar internasional

Meski iklan di media digital kian berkembang pesat, namun media iklan konvensional seperti media massa dan media luar ruang tetap masih memiliki peluang. Itulah yang dilihat Dodit Waluyo Jati, seorang enterpreneur yang memiliki banyak pengalaman sejak tahun 2001 di industri radio, media digital, dan advertising. Dia memutuskan membangun platform digital baru di industri advertising di Indonesia bertajuk Adpoint.

Dodit Waluyo Jati, CEO PT AdPoint Media Online mengtakan, AdPoint menjadi platform periklanan offline yang sangat efektif, karena mudah dimonitor, terukur, serta hemat biaya.

Melalui AdPoint, pengiklan dapat secara mandiri menentukan bukan hanya konten yang akan dipublikasi, tetapi juga dampaknya berdasarkan demografi yang diinginkan. "Pemilik produk maupun agency bukan saja dapat menyesuaikan budget dan target yang mereka sasar, tetapi juga memasukkan Adpoint sebagai bagian penting dalam kalkulasi perencanaan bisnis ke depan," jelas Dodit dalam keterangan resminya, Jumat (20/12).

Baca Juga: Perbankan pasang target tinggi di segmen kredit pensiunan pada tahun depan

Plaform AdPoint menghubungkan pemilik brand dengan pemilik media iklan, di mana saat ini kami masih menawarkan media iklan luar ruang atau Out Of Hom (OOH).

Saat ini AdPoint memiliki 1.000 titik pemasangan iklan diantaranya titik iklan di Billboard, Videotron, Bus, Taxi, Taxi Online, Motor, Angkot, Truk, Bioskop, Mall, Halte, Stasiun, KCJ, KAI, Bandara, Bioskop, SPBU, dan Radio di seluruh Indonesia dan Asia (Singapore, Jepang, Malaysia.

Tahun depan, AdPoint menambah titik iklan menjadi 2.000 hingga 3.000 titik. AdPoint menawarkan kecepatan dan akurasi data yang menjadi benefit penting untuk kemajuan bisnis.

Dodit mengatakan, sarana transportasi publik seperti bus, kereta dan pesawat terbang telah berkembang menjadi media untuk memasang iklan saat ini. Sektor transportasi memberikan peluang baru yang sangat besar bagi pelaku bisnis periklanan dalam mengkomunikasikan suatu produk dan jasa ke konsumen.

Transportasi publik saat ini sangat menarik untuk media beriklan karena kendaraannya jalan-jalan terus selama melayani penumpang.

Baca Juga: Bank Muamalat yakin kerja sama H2H dengan BPR dapat meningkatkan pendapatan komisi

PT AdPoint Media Online memprediksi, ke depan pemilik media beriklan tidak hanya dikuasai oleh perusahaan besar tapi juga perusahaan kecil seperti pengelola rumah sakit sekolah, pelabuhan, airport dan lain-lain. Mereka berpeluang memonetisasi area-area yang dijangkau oleh publik yang setiap hari memanfaatkan jasa dan layanan mereka untuk dijual sebagai ruang iklan kepada pengiklan.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.

Tag

TERBARU

[X]
×