kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

AirAsia mengaku sedang hadapi masa paceklik


Selasa, 27 Januari 2015 / 08:28 WIB
ILUSTRASI. Prospek kinerja emiten konstruksi swasta di semester II 2023 masih positif.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Perusahaan penerbangan Indonesia AirAsia mengaku mengalami penurunan jumlah penumpang secara drastis setelah kecelakaan QZ8501 bulan lalu. Bahkan, AirAsia menyebut bisnisnya saat ini sedang paceklik.

"Pasti ada (pengaruhnya). Saya enggak mungkin nutupi, itu pasti ada tetapi pada saat ini pun kan low season kuartal satu, penerbangan mengalami masa paceklik," ujar Presiden Direktur Indonesia AirAsia Sunu Widyatmoko di Kantor BNN, Jakarta, Senin (26/1).

Namun, saat ditanya berapa persen penurunan jumlah penumpang setelah kecelakaan itu, Sunu tak bisa menyebutkan angkanya. Baginya, segala insiden pasti akan ada pengaruhnya kepada jumlah penumpang. "Saya enggak bisa bilang persen tapi ada pengaruhnya," kata dia.

Sementara itu terkait dengan penerapan tarif batas bawah 40 persen, Sunu mengaku akan mengikuti peraturan tersebut.

"Begini ya, kalau lihat dari peraturannya, tarif batas bawah itu berlaku black and white, artinya berlaku tidak boleh kurang dari 40 persen, artinya sudah tidak ada lagi promo-promo. Kami sebagai maskapai yang dibina kemenhub ya (mengikuti Kemenhub)," kata dia. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×