kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

AirNav siap layani navigasi Terminal 3 Soetta


Rabu, 03 Agustus 2016 / 23:13 WIB


Sumber: Antara | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Perum Lembaga Penyelenggara Navigasi Penerbangan Indonesia atau AirNav Indonesia siap memberikan layanan navigasi Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Terminal 3 telah dinyatakan dapat dioperasikan mulai 9 Agustus 2016 pukul 00.01 WIB berdasarkan surat Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

"AirNav Indonesia telah siap baik dari sisi fasilitas, SDM, dan SOP untuk mendukung pengoperasian terminal baru tersebut. Sejumlah training dan simulasi telah dilakukan untuk persiapan operasional Terminal 3," kata Sekretaris Perusahaan AirNav Indonesia Didiet Kus Sam Radityo di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (3/8).

Didiet menegaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PT Angkasa Pura II terkait pergerakan pesawat di sisi udara (air side) yang selama ini menjadi perhatian Kementerian Perhubungan.

Selain itu, sebagian "parking stand" (marka daerah pergerakan pesawat) dan apron yang tidak terlihat secara visual dari menara pengawas (tower) AirNav, Angkasa Pura II sudah membangun sub-tower untuk Apron Movement Control (AMC). "Untuk pergerakan di Apron, akan dipandu oleh petugas AMC yang berada di bawah kendali AP II. Saat ini personel AirNav melakukan training kepada personil AMC," ujar Didiet.

Ia menambahkan, saat ini Bandara Soekarno-Hatta sudah dilengkapi dengan sistem ASM-GCS (Advance Service Movement Guidance and Control System) level 1 yang membuat semua pesawat di sisi udara akan teridentifikasi.

Pada akhir tahun ini, AirNav akan meningkatkan ASM-GCS ke level 2 yang membuat setiap kendaraan melintas di sisi udara secara otomatis akan tertangkap sistem meskipun tidak menggunakan "squitter".

AirNav juga telah mendapatkan sertifikasi 171 dari Kementerian Perhubungan terkait ASM-GCS. (Mentari Dwi Gayati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×