kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Akan Right Issue, Waskita Karya (WSKT) Bidik Dana Segar Rp 4 Triliun


Senin, 14 Februari 2022 / 18:07 WIB
ILUSTRASI. Gedung Waskita Karya (WSKT) di Jakarta. Akan Right Issue, Waskita Karya (WSKT) Bidik Dana Segar Rp 4 Triliun .


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) berencana melakukan rights issue lagi  tahun ini. Waskita Karya membidik dana segar dari aksi korporasi sebesar Rp 4 triliun.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita Karya, Taufik Hendra Kusuma, menjelaskan, rencana perolehan dana sebesar Rp 4 triliun ditargetkan kepemilikan saham pemerintah adalah sebesar 66,04% dan 33,96% digenggam oleh publik.

“Tapi ternyata realisasinya publik hanya menyerap sebesar Rp 1,5 triliun sehingga saat ini komposisi saham pemerintah dan publik menjadi  75,35% dimiliki dan 24,65% dimiliki oleh publik,” ujar dia dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Senin (14/2).

Taufik menilai komposisi tersebut menjadi titik perhatian dari perseroan sebagai konsekuensi dari adanya penyertaan modal negara (PMN) di 2022. 

Baca Juga: IHSG Anjlok 1,19% ke 6.734 Hingga Tutup Pasar Senin (14/2)

“Kondisinya akan cukup challenging melihat kondisi market saat ini, tapi kami harapkan bisa balik ke target awal yakni 66%. Sehingga dana publik diperkirakan akan mencapai Rp 3,9 triliun sampai Rp 4 triliun,” katanya. 

Adapun, dia bilang, di tambah dengan adanya dana PMN untuk WSKT sebesar Rp 3 triliun, maka total penerimaan dana yang akan didapatkan perseroan dapat mencapai Rp 7 triliun. 

“Kalau semua terserap maka total dana akan mencapai Rp 7 triliun,” tutup Taufik. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×