kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

AKKU catatkan penurunan pendapatan 77,62% hingga kuartal III-2019


Rabu, 30 Oktober 2019 / 14:04 WIB
ILUSTRASI. Presiden Direktur AKKU memberikan penjelasan keapda wartawan di Jakarta, Selasa (30/7) AKKU fokuskan proyek Retaired Residence di Bali


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk (AKKU) mencatatkan penurunan kinerja keuangan hingga akhir September 2019. Adapun pos pendapatan tercatat alami penurunan 77,62%.

Pendapatan emiten dengan kode saham AKKU di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini berasal dari jasa manajemen hotel yang mencatatkan pertumbuhan 11,9% menjadi Rp 2,82 miliar. Adapun tahun lalu dari sektor tersebut perseroan mencatatkan pendapatan Rp 2,52 miliar.

Baca Juga: Bangun Properti Untuk Lansia Asing, Anugerah Kagum (AKKU) Gandeng Mitra Strategis

Sayangnya, pos pendapatan dari real estate hingga kuartal III kemarin AKKU tidak mencatatkan pemasukan. Padahal pada periode yang sama tahun lalu pihaknya mencatatkan pemasukan sebesar Rp 10,1 miliar.

Akibatnya, pendapatan perseroan anjlok 77,62% menjadi Rp 2,82 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 12,6 miliar. Dengan demikian bottom line perusahaan juga mengalami peningkatan rugi bersih.

Berdasarkan laporan keuangan AKKU yang dirilis Rabu (30/10), rugi bersih perseroan meningkat menjadi Rp 6,97 miliar. Adapun pada periode yang sama tahun lalu rugi bersih AKKU sebesar Rp 2,82 miliar.

Baca Juga: Anugerah Kagum (AKKU) masih mengandalkan dari apartemen dan management fee hotel

Pada akhir September, AKKU memiliki total aset Rp 1,07 triliun. Sedangkan dari ekuitas tercatat sebesar Rp 743,9 miliar dengan liabilitas Rp 330,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×