kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Alfamart berekspansi ke Indonesia Timur


Senin, 27 Februari 2017 / 12:03 WIB


Reporter: Wahyu Satriani | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Tak sia-sia PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk ekspansi menambah gerai tahun lalu. Lewat aksi usaha ini, peritel minimarket Alfamart ini mencatatkan pertumbuhan bisnis positif tahun lalu.

Di periode tersebut, pendapatan Sumber Alfaria naik 16,25%, dari sekitar Rp 48,26 triliun menjadi Rp 56,1 triliun. Alhasil, laba emiten saham ritel berkode AMRT ini juga ikut-ikutan terdongkrak hingga 33,36%, dari Rp 451,08 miliar menjadi Rp 601,59 miliar pada tahun lalu.

Anggara Hans Prawira, Direktur Utama PT Sumber Alfaria Trijaya, mengakui, penambahan gerai sepanjang tahun lalu menopang kinerja bisnis peritel ini. "Selain itu juga ditopang oleh pertumbuhan gerai-gerai lama atau organik," ujar Hans kepada KONTAN (20/2).

Tahun lalu, total jaringan Alfamart sekitar 13.000 gerai yang tersebar di beberapa daerah, seperti Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan. Sepanjang tahun 2016 kemarin, Sumber Alfaria menambah sekitar 1.000 gerai Alfamart di berbagai daerah.

Pada tahun ini, Sumber Alfaria juga tengah menjajaki pembukaan gerai di kawasan Indonesia Timur. Namun, manajemen perusahaan ini belum bersedia merinci lokasi persis dari rencana ekspansi tersebut. Begitu pula soal target tambahan gerai sepanjang tahun 2017

Yang jelas, selain dari ekspansi gerai Alfamart, laju bisnis Sumber Alfaria Trijaya juga ditopang dari PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI). Tahun lalu, pendapatan anak usaha AMRT ini tercatat Rp 8,49 triliun atau tumbuh 18,4% dibanding pendapatan 2015 yakni Rp 7,17 triliun.

Untuk sementara, Hans masih enggan memberikan informasi soal target pendapatan tahun ini. "Kami belum bisa menyampaikan target kinerja tahun ini," kata Hans.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×