kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 17.114   20,00   0,12%
  • IDX 7.455   147,87   2,02%
  • KOMPAS100 1.029   19,22   1,90%
  • LQ45 745   11,30   1,54%
  • ISSI 269   4,86   1,84%
  • IDX30 400   6,61   1,68%
  • IDXHIDIV20 489   8,94   1,86%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,89   1,42%
  • IDXQ30 129   2,20   1,73%

Angkutan Retail KAI Tembus 61.187 Ton di Kuartal I-2026


Jumat, 10 April 2026 / 10:04 WIB
Angkutan Retail KAI Tembus 61.187 Ton di Kuartal I-2026
ILUSTRASI. Penjualan tiket Kereta Api Indonesia saat arus balik Lebaran capai 4.195.627 (Dok/KAI)


Reporter: Zendy Pradana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat angkutan retail berhasil tembus 61.187 ton pada masa kuartal I-2026. Catatan angkutan retail tersebut terhitung sejak bulan Januari hingga Maret 2026.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan bahwa catatan tersebut merupakan kinerja positif. Sebab, tahun sebelumnya hanya tembus 60.544 ton.

Layanan kereta api semakin dimanfaatkan sebagai pilihan distribusi yang efisien dan terjangkau. Perjalanan barang melalui jalur rel membantu menjaga kelancaran arus pasok, terutama untuk kebutuhan harian masyarakat dan aktivitas usaha yang terus berjalan.

Baca Juga: AION UT Lolos Standar Eropa, Teknologi Charging Makin Canggih

“Setiap pengiriman yang dilakukan melalui kereta api membawa manfaat bagi banyak pihak, mulai dari pelaku usaha hingga masyarakat yang menerima barang dengan lebih cepat dan terjangkau,” ujar Anne dalam keterangan tertulis, Jumat (10/4/2026).

Anne menyebut dengan adanya peningkatan kinerja yang positif ini, memperlihatkan bahwa angkutan retail memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi. 

Selanjutnya, layanan angkutan retail KAI dijalankan melalui pola kerja sama business to business (B2B) dengan berbagai mitra logistik.

Angkutan retail KAI juga mendukung pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) dalam memperluas jangkauan pasar. Hal ini dilakukan agar pelaku usaha tetap bisa menjaga kualitas produk sekaligus meningkatkan daya saing.

Secara operasional, kereta api memberikan kepastian jadwal dan kapasitas angkut yang konsisten. Hal ini menjadi nilai tambah bagi mitra logistik dalam merencanakan distribusi secara lebih efektif, sekaligus menjaga kualitas layanan kepada pelanggan akhir.

“Angkutan retail menjadi bagian dari upaya KAI dalam menghadirkan layanan logistik yang relevan dengan kebutuhan saat ini. Kami terus menjaga kualitas layanan agar distribusi barang dapat berjalan lancar dan manfaatnya dapat dirasakan hingga ke pelaku usaha dan masyarakat,” jelas Anne.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×