Reporter: Vina Elvira | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Berkat Elektrik Sejati Tangguh atau PT BEST Electronic, resmi memulai pembangunan fasilitas produksi air conditioner (AC) dan mesin cuci baru di Kawasan Industri Millennium, Tangerang. Nilai investasi dari ekspansi ini mencapai US$ 10 juta.
Ekspansi pabrik ini menjadi langkah strategis PT BEST dalam memperluas kapasitas manufaktur nasional sekaligus mendukung penguatan industri elektronik dalam negeri di tengah meningkatnya kebutuhan pasar domestik dan pertumbuhan sektor manufaktur Indonesia.
Pada tahap pertama, PT BEST akan membangun fasilitas produksi di atas lahan seluas kurang lebih 1,5 hektar yang akan difokuskan untuk produksi air conditioner dan mesin cuci dengan standar kualitas modern dan efisiensi manufaktur yang terintegrasi.
Baca Juga: Mengintip Strategi MDIY Jaga Pertumbuhan Bisnis pada Tahun 2026
Seluruh investasi pembangunan pabrik ini berasal dari PT BEST sebagai perusahaan PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri), yang menunjukkan komitmen perusahaan nasional dalam memperkuat industri domestik dan mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.
Direktur PT BEST, Andy Arif Widjaja, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas produksi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk membangun fondasi industri yang kuat, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun regional.
“Kami melihat Indonesia memiliki potensi yang sangat besar sebagai basis pertumbuhan industri elektronik. Melalui investasi ini, PT BEST ingin menghadirkan kontribusi nyata, bukan hanya melalui produk, tetapi juga melalui pengembangan teknologi, SDM, dan ekosistem industri nasional,” ujar Andy, dalam keterangannya, Selasa (26/5).
Selain meningkatkan kapasitas produksi, kawasan industri PT BEST ke depan juga akan dikembangkan menjadi pusat pengembangan teknologi dan kompetensi industri yang mencakup R&D Center untuk pengembangan produk dan inovasi teknologi, Training Center untuk pengembangan teknisi dan tenaga kerja profesional, serta TUK (Tempat Uji Kompetensi) yang terintegrasi dengan LSP.
Langkah ini menjadi bagian dari visi PT BEST untuk membangun industri yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas tenaga kerja dan penguatan daya saing industri nasional.
“Melalui pembangunan pabrik ini, PT BEST optimistis dapat semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan nasional yang terpercaya, inovatif, dan memiliki komitmen jangka panjang terhadap kemajuan industri elektronik Indonesia,” pungkasnya.
Baca Juga: SDPC Perluas Gudang dan Tambah Cabang Baru, Bidik Pendapatan Rp 5 Triliun Tahun Ini
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













