kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.054   54,00   0,30%
  • IDX 5.751   -190,38   -3,20%
  • KOMPAS100 761   -24,84   -3,16%
  • LQ45 575   -14,38   -2,44%
  • ISSI 199   -6,62   -3,21%
  • IDX30 326   -7,86   -2,35%
  • IDXHIDIV20 405   -7,33   -1,78%
  • IDX80 86   -2,60   -2,93%
  • IDXV30 110   -3,16   -2,79%
  • IDXQ30 106   -2,28   -2,12%

AP I gandeng Boeing bikin bengkel pesawat


Rabu, 15 Agustus 2012 / 07:11 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah memutuskan akan mengimpor oksigen untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.


Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Markus Sumartomjon

JAKARTA. Demi mengoptimalkan aset perusahaan, PT Angkasa Pura I (AP I) bakal membangun hanggar bengkel pesawat atau maintenance repair and overhaul (MRO). Perusahaan plat merah ini bakal menggandeng Boeing Company, pabrikan pesawat asal Amerika Serikat.

Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura I Miduk Situmorang memberi alasan bahwa maskapai yang ada di Indonesia banyak yang memakai pesawat Boeing. Ini jadi peluang bisnis jika ada tempat perawatan pesawat yang berdekatan dengan hanggar pesawat.

Rencananya, AP I bakal mendirikan bengkel pesawat tersebut berada di bandara yang mereka kelola. Alasannya adalah supaya lebih dalam hal biaya operasional. "Kami ingin mengoptimalkan aset perseroan," kata Minduk.

Rencananya AP I bakal membangun hanggar perbaikan pesawat di bandara Sultan Hasanuddin, Makasar atau di bandara Selaparang, Lombok. Bandara Makasar dipilih lantaran sebagai jalur penghubung di Indonesia Timur. Sedangkan di Selaparang bakal memanfaatkan terminal lama di bandara tersebut.

Skim kerjasama tersebut nantinya berbentuk AP I sebagai penyedia lahan dan membangun hanggar, pihak Boeing sebagai penyewa hanggar tersebut.

Menurut Miduk, rencana bisnis ini baru masuk tahap pembahasan. Adapun pelaksanaan nota kesepahaman bakal berlangsung akhir tahun ini. Sehingga di semester I 2013 proyek bisa berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×