kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.913   -75,00   -0,42%
  • IDX 6.094   -27,85   -0,45%
  • KOMPAS100 789   -4,26   -0,54%
  • LQ45 604   -3,99   -0,66%
  • ISSI 211   -0,36   -0,17%
  • IDX30 335   -2,63   -0,78%
  • IDXHIDIV20 426   -0,80   -0,19%
  • IDX80 90   -0,51   -0,56%
  • IDXV30 115   0,17   0,14%
  • IDXQ30 109   -0,45   -0,41%

AP II bakal bangun pembangkit di Kualanamu


Rabu, 11 Mei 2016 / 14:39 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Angkasa Pura II (Persero) sedang gencar menambah pasokan listrik. Setelah Bandara Soekarno Hatta, selanjutnya Bandara Kualanamu di Medan yang bakal mendapat tambahan daya sebesar 15 megawatt (MW).

"Kami lagi memikirkan di Kualanamu. Tapi size-nya lebih kecil. Di situ 15 MW," ujar Direktur Utama PT AP II Budi Karya Sumadi di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (11/5).

Untuk Bandara Soekarno Hatta, perseroan menggandeng PT Wijaya Karya (persero) Tbk dan Perusahaan Gas Negara (PGN) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG). Namun untuk bandara Kualanamu, AP II akan mengajak PT Adhi Karya (persero) dan anak usaha PT Pertamina Gas (Pertagas).

"Kami sudah bicara dengan Pertagas dan Adhi Karya di sana. Yang sedang kita studi, karena kebutuhan cuma 15 MW," ungkap Budi.

Budi memaparkan hal yang menjadi kendala dari segi finansial dan efisiensi. Sebab, minimal investasi kelistrikan sebesar 50 MW di satu bandara. "Adhi Karya sedang ingin bicara ke Pertamina," tuturnya.

Sebagai tambahan, setiap tahun, AP II menyiapkan dana Rp 400 miliar untuk kebutuhan listrik. Rinciannya, untuk membayar tagihan listrik dari PLN sebesar Rp 160 miliar dan Rp 240 miliar untuk investasi kelistrikan. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×