kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

APBI memprediksi permintaan batubara mulai membaik di kuartal III-2020


Kamis, 07 Mei 2020 / 18:22 WIB
APBI memprediksi permintaan batubara mulai membaik di kuartal III-2020
ILUSTRASI. Foto udara tempat penumpukan sementara batu bara di Muarojambi, Jambi. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/hp.


Reporter: Ridwan Nanda Mulyana | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan terhadap pasar dan harga batubara diprediksi akan berlanjut di Kuartal II seiring dengan pandemi Corona (Covid-19) yang belum teratasi. Permintaan batubara yang terkoreksi membuat Harga Batubara Acuan (HBA) merosot, lantaran indeks pembentuk HBA yang mengalami penurunan.

Pada bulan Mei, HBA tercatat US$ 61,11 per ton atau anjlok 7,08% dibanding HBA bulan lalu. Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) memperkirakan penurunan permintaan (demand) masih berlanjut di bulan Mei dan Juni.

Baca Juga: Indika Energy (INDY) antisipasi tren penurunan harga batubara di kuartal II-2020

Direktur Eksekutif APBI Hendra Sinadia mengungkapkan, kondisi pasar batubara saat ini sedang kelebihan pasokan atau oversupply. Ia menjelaskan, pasokan batubara domestik di China sebagai importir batubara terbesar, telah kembali lancar. Sementara, ketersediaan stockpile batubara di Negeri Tirai Bambu itu masih banyak.

Alhasil, permintaan impor batubara dari China cenderung melemah. Hal serupa juga terjadi di India. Permintaan impor dari negara yang menerapkan lockdown itu akan terkoreksi, dan lebih memilih untuk mengoptimalkan pasokan batubara domestik.

"Diperkirakan penurunan ekspor batubara akan terjadi di Kuartal II, dimana permintaan negara-negara tujuan ekspor menurun. Belum lagi ada pula negara tujuan ekspor yang mulai beralih menggunakan energi lain selain batubara," kata Hendra saat dihubungi Kontan.co.id, Kamis (7/5).




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×