kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

APBI: Pasar ban alat berat untuk jasa pertambangan masih dikuasai asing


Selasa, 30 Maret 2021 / 22:49 WIB
ILUSTRASI. Pekerja toko ban di Jakarta memeriksa kondisi ban baru sebelum digunakan konsumen, Senin (25/1). APBI: Pasar ban alat berat untuk jasa pertambangan masih dikuasai asing.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Noverius Laoli

Dikatakan Aziz, prospek bisnis ban ke Amerika Serikat dinilai masih menjanjikan untuk saat ini. Hal tersebut karena penerapan pajak impor tinggi yang dibebankan Amerika Serikat kepada produk ban dari China, membuat ekspor ban lokal ke Amerika Serikat terselamatkan. 

“Ekspor dari China ke Amerika itu ditimpakan pajak impor yang tinggi oleh Amerika yaitu 40%. Sehingga pemerintah (Amerika Serikat) mengatakan ban merk ini (produk dari China) tetap kena pajak impor tinggi, itu yang menyelamatkan kita,” jelasnya. 

Aziz meminta pemerintah untuk bijak dalam membuat kebijakan berkenaan dengan impor ban asing. Sebab, para pengusaha lokal pun ingin ikut berkontribusi di pasar industri hulu. 

“Sekarang tolonglah dirangsang mereka (pengusaha ban lokal) untuk membuat ban besar. Satu-satu-nya jalan adalah mengatur impor,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×