kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Apindo: Efek negatif minuman alkohol 5% tak banyak


Senin, 13 April 2015 / 18:58 WIB
ILUSTRASI. Memasuki bulan November pada besok Rabu (1/11), Mandiri Sekuritas membagikan beberpa rekomendasi saham


Reporter: Handoyo | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menilai perlu kajian lebih dalam terkait dengan kebijakan Kementerian Perdagangan (Kemdag) yang membatasi peredaran minuman beralkohol ditingkat minimarket dan pengecer.

Hariyadi B Sukamdani Ketua Umum Apindo mengatakan, bila minuman beralkohol dengan kadar 5% sebenarnya tidak banyak menibulkan efek negatif. "Alkohol 5% dampak negatif tidak terlalu banyak efek negatifnya," kata Hariyadi, Senin (13/4).

Hariyadi sendiri mengapresiasi langkah Kemdag yang berencana mengeluarkan petunjuk teknis (Juknis) terkait dengan Kemdag yang masih akan tetap mempoerbolehkan pedagang minuman beralkohol yang berada dikawasan pariwisata pantai menjual secara langsung kepada konsumen.

Seperti diketahui, untuk dapat menjualan minuman beralkohol secara langsung ke konsumen ini, pedagang harus membuat semacam koperasi. Koperasi tersebut berfungsi sebagai pengontrol bagi anggota-anggotanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×