kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

APRINDO Optimistis Penjualan Ritel Selama Nataru Tumbuh 5%


Rabu, 27 November 2024 / 12:29 WIB
APRINDO Optimistis Penjualan Ritel Selama Nataru Tumbuh 5%
ILUSTRASI. APRINDO memproyeksikan pertumbuhan penjualan ritel sebesar 2%-5% selama periode Natal dan Tahun Baru 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) memproyeksikan pertumbuhan penjualan ritel sebesar 2%-5% selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

Ketua Umum APRINDO, Solihin, menyatakan bahwa momentum konsumsi masyarakat yang tinggi serta indeks kepercayaan konsumen yang masih berada di level positif, sekitar 121 pada Oktober 2024, menjadi pendorong utama optimisme tersebut.  

“Kami berharap peningkatan ini tercapai, didukung oleh tingginya konsumsi masyarakat pada momen spesial seperti Nataru. Kategori produk seperti makanan dan minuman, dekorasi rumah, serta perangkat elektronik kecil seperti produk hiburan diproyeksikan menjadi penyumbang terbesar penjualan,” ujar Solihin kepada KONTAN, Rabu (27/11).

Baca Juga: Dukung Panja Impor Ilegal, Bos Ritel Minta Cukong dan Pemodalnya Ditangkap

APRINDO menyebut para anggotanya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk memaksimalkan momen ini. Diskon musiman, bundling produk menarik, hingga peluncuran produk eksklusif edisi Nataru seperti hampers, program loyalitas, dan penawaran *purchase with purchase* menjadi andalan untuk menarik perhatian konsumen.  

Tidak hanya itu, penetrasi ke platform digital juga semakin diperkuat. Banyak anggota APRINDO telah memanfaatkan e-commerce dan aplikasi belanja online untuk menjangkau konsumen yang lebih luas. 

“Dengan kebiasaan belanja yang kian bergeser ke online, kami fokus memberikan penawaran eksklusif berbasis digital yang disesuaikan dengan preferensi konsumen,” jelas Solihin.  

Meski optimistis, APRINDO tetap memperhatikan tantangan seperti daya beli dan logistik. Namun, Solihin menegaskan bahwa kenaikan harga logistik tidak signifikan dan telah diantisipasi sejak awal.

Baca Juga: PPN Naik Menjadi 12%, Hidup Buruh dan Rakyat Makin Tercekik

 “Kami menjaga efisiensi dalam pengelolaan stok barang untuk meminimalkan biaya logistik yang tidak diperlukan. Dengan langkah ini, harga barang akan tetap kompetitif, terjangkau, dan didukung beragam promo menarik,” tambahnya.  

APRINDO juga mendorong pemerintah untuk memberikan subsidi atau insentif pajak guna menjaga daya beli masyarakat. Selain itu, ketersediaan BBM yang terjamin akan membantu memastikan harga barang tetap stabil dan distribusi logistik berjalan lancar.  

"Dengan langkah-langkah ini, APRINDO optimis bahwa sektor ritel akan tetap tumbuh di momen Nataru," pungkas Solihin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×