kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.880   33,00   0,18%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Aprobi Dukung Implementasi B40 pada Tahun 2023


Kamis, 03 November 2022 / 18:15 WIB
ILUSTRASI. Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) siap mendukung rencana pemerintah dalam implementasi B40. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Filemon Agung | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) siap mendukung rencana pemerintah dalam implementasi program bahan bakar biodiesel campuran minyak sawit 40% atau B40.

Ketua Harian Aprobi Paulus Tjakrawan mengungkapkan, kebutuhan biodiesel akan meningkat dengan implementasi B40 pada tahun depan.

"Kami produsen akan mendukung jika diberlakukan B40. Saat ini masih dalam uji jalan," ungkap Paulus kepada Kontan, Kamis (3/11).

Baca Juga: Gapki: Program B40 Bisa Jaga Stabilitas Harga Sawit di Dalam Negeri

Paulus melanjutkan kapasitas terpasang biodiesel saat ini mencapai 16,4 juta kiloliter (kl). Jika nantinya implementasi B40 dilakukan maka kebutuhan biodiesel diperkirakan mencapai 14 juta kl.

Sebelumnya, Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengungkapkan, penambahan kapasitas tetap diperlukan meskipun kondisi saat ini masih mencukupi.

"Biasanya pabrik itu berjalan (utilisasi) di angka 80%-85%. Tapi gak usah khawatir, kita akan masuk pabrik baru di awal tahun depan, kapasitas hampir 1,5 juta kl," jelas Dadan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×