Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Dina Hutauruk
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Arrayan Group melalui PT Alexandra Citra Pertiwi menggelar akad kredit massal perdana untuk Cluster Livana Park di perumahan Grand Cikarang City 2 (GCC2) pada 27 Juni 2026. Langkah ini menjadi komitmen pengembang menghadirkan rumah subsidi berkualitas dengan konsep klaster.
Livana Park merupakan klaster rumah subsidi kedua di GCC2 setelah Cluster Alexandra Park yang telah habis terjual. Direktur Utama PT Alexandra Citra Pertiwi, Tuti Mugiastuti, mengatakan Livana Park hadir dengan desain fasad modern, tata ruang lebih fungsional, material yang ditingkatkan, serta fasilitas yang umumnya terdapat pada rumah komersial.
Berbeda dari rumah subsidi pada umumnya, Cluster Livana Park menawarkan kualitas yang lebih unggul dengan desain fasad modern, tata ruang yang efisien dan nyaman, dinding belakang yang sudah terpasang, meja dapur (kitchen set), toilet dengan kloset duduk berkualitas, serta dinding berbahan hebel.
Selain itu, kawasan ini juga didukung jalan utama selebar 14 meter, area bermain anak, dan fasilitas umum yang menunjang kenyamanan penghuni."Kami ingin rumah subsidi tidak lagi dipandang sebagai hunian dengan spesifikasi minimum, tetapi tetap nyaman dan berkualitas," ujar Tuti dalam keterangannya, Senin (29/6/2026).
Baca Juga: Serah Terima Unit Tepat Waktu Jadi Strategi Paramount Petals
Tahap I Livana Park yang mencakup 242 unit mendapat respons positif dari pasar. Seiring tingginya permintaan, GCC2 membuka Tahap II dengan 249 unit baru. Akad kredit massal untuk tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026.
Tuti mengatakan tingginya minat menunjukkan permintaan terhadap rumah subsidi berkualitas tetap kuat meski pasar properti sedang melambat. Menurutnya, konsumen kini semakin selektif dengan mempertimbangkan lokasi, kualitas bangunan, dan desain hunian.
Selain menawarkan spesifikasi yang lebih baik, Livana Park juga berada di lokasi strategis di antara kawasan industri Cikarang dan Karawang serta berada di koridor Jalan Pantura.
Salah satu konsumen, Safitri Rahmadani, mengaku memilih Livana Park karena desain rumah yang modern, lokasi strategis, serta uang muka dan cicilan yang terjangkau.
Melalui Livana Park, GCC2 menargetkan rumah subsidi yang tetap terjangkau namun memiliki kualitas dan kenyamanan setara hunian komersial. Pengembang optimistis Livana Park akan menjadi salah satu kawasan rumah subsidi yang diminati di Cikarang dan sekitarnya.
Baca Juga: RISE Optimistis Produk Baru Dongkrak Marketing Sales Semester II-2026
Pemerintah memperpanjang tenor KPR FLPP hingga 40 tahun untuk meringankan cicilan dan memperluas akses kepemilikan rumah bagi MBR. Menanggapi hal ini, Tuti Mugiastuti mengapresiasi kebijakan tersebut, namun menilai tenor 40 tahun terlalu panjang dan menganggap tenor saat ini sudah memadai.
Menurutnya, penyesuaian harga rumah subsidi justru lebih mendesak agar pengembang dapat terus meningkatkan kualitas bangunan. Ia mengusulkan kenaikan harga sekitar 5–7% menjadi sekitar Rp212 juta, seiring meningkatnya biaya pembangunan.
Tuti juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas yang diterapkan di Livana Park by GCC2 menunjukkan rumah subsidi dapat terus berkembang menjadi hunian yang lebih layak, nyaman, dan berkualitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














