kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Asosiasi farmasi tak khawatir kehilangan jatah JKN


Minggu, 26 Maret 2017 / 19:36 WIB


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Asosiasi farmasi International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) tidak khawatir dengan rencana pemerintah membentuk holding farmasi.

Parulian Simanjuntak, Direktur Eksekutif Internacional Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) menyebut, IPMG tidak takut kehilangan jatah proyek tender Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Bahwa mereka akan diutamakan untuk dapat JKN, kita bisa antisipasi. Saya rasa tidak masalah karena memang itu perusahaan pemerintah sengaja diciptakan untuk melayani penduduk yang miskin ini jadi mereka kebanyakan memproduksi non branded, obat generik," katanya, Rabu (22/3).

Sejauh ini, Parulian mengaku, tidak mengetahui alasan holding BUMN Farmasi tak kunjung terwujud. Hanya saja, dia menduga penyatuan itu akan mengurangi jatah pucuk pimpinan. "Tapi, saya yakin makin disatukan, maka BUMN farmasi bisa makin terintegrasi dan makin efisien," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×