kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Asosiasi farmasi tak khawatir kehilangan jatah JKN


Minggu, 26 Maret 2017 / 19:36 WIB
Asosiasi farmasi tak khawatir kehilangan jatah JKN


Reporter: Pamela Sarnia | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Asosiasi farmasi International Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) tidak khawatir dengan rencana pemerintah membentuk holding farmasi.

Parulian Simanjuntak, Direktur Eksekutif Internacional Pharmaceutical Manufacturers Group (IPMG) menyebut, IPMG tidak takut kehilangan jatah proyek tender Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Bahwa mereka akan diutamakan untuk dapat JKN, kita bisa antisipasi. Saya rasa tidak masalah karena memang itu perusahaan pemerintah sengaja diciptakan untuk melayani penduduk yang miskin ini jadi mereka kebanyakan memproduksi non branded, obat generik," katanya, Rabu (22/3).

Sejauh ini, Parulian mengaku, tidak mengetahui alasan holding BUMN Farmasi tak kunjung terwujud. Hanya saja, dia menduga penyatuan itu akan mengurangi jatah pucuk pimpinan. "Tapi, saya yakin makin disatukan, maka BUMN farmasi bisa makin terintegrasi dan makin efisien," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×