kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.678.000   -14.000   -0,83%
  • USD/IDR 16.598   -107,00   -0,65%
  • IDX 6.300   -185,30   -2,86%
  • KOMPAS100 913   -34,31   -3,62%
  • LQ45 705   -26,86   -3,67%
  • ISSI 198   -5,78   -2,83%
  • IDX30 365   -13,57   -3,59%
  • IDXHIDIV20 444   -16,19   -3,52%
  • IDX80 103   -3,94   -3,68%
  • IDXV30 108   -4,34   -3,85%
  • IDXQ30 120   -4,21   -3,39%

Astra International (ASII) Catat Kinerja Positif di 2024, Laba Bersih Tumbuh 0,63%


Jumat, 28 Februari 2025 / 05:50 WIB
Astra International (ASII) Catat Kinerja Positif di 2024, Laba Bersih Tumbuh 0,63%
ILUSTRASI. Logo PT Astra International Tbk ASII di puncak gedung Menara Astra, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang 2024, dengan peningkatan pendapatan dan laba bersih.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada Kamis (27/2), ASII membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 330,09 triliun pada 2024, meningkat 4,53% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Astra International (ASII) Beberkan Progres Pembangunan Astra Biz Center di IKN

Pendapatan ASII berasal dari beberapa segmen utama, dengan rincian sebagai berikut:

  • Otomotif: Rp 113,05 triliun
  • Jasa Keuangan: Rp 33,10 triliun
  • Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi, dan Energi: Rp 134,42 triliun
  • Infrastruktur dan Logistik: Rp 8,33 triliun
  • Teknologi Informasi: Rp 2,81 triliun
  • Properti: Rp 1,37 triliun

Dari total pendapatan yang dihasilkan, ASII mencatatkan eliminasi sebesar Rp 3,99 triliun pada 2024, turun dari Rp 4,18 triliun di tahun sebelumnya.

Baca Juga: Simak Strategi dan Rencana Investasi Astra International (ASII) di Tahun 2025

Sepanjang 2024, ASII mencatatkan beban pokok pendapatan sebesar Rp 257,36 triliun, meningkat 5,80% YoY dari Rp 243,25 triliun pada 2023.

Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 34,05 triliun, tumbuh tipis 0,63% YoY dari Rp 33,83 triliun pada 2023.

Dari sisi aset, per 31 Desember 2024, total aset ASII mencapai Rp 472,92 triliun, naik 6,18% YoY dari Rp 445,4 triliun pada akhir 2023. Sementara itu, total liabilitas perusahaan mencapai Rp 201,24 triliun.

Selanjutnya: BRIN Ungkap Ada Potensi Perbedaan Awal Puasa 2025, Ini Tanggapan Menag

Menarik Dibaca: 6 Penyebab Anda Berkeringat saat Tidur, Bisa Jadi Stres dan Cemas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Finance for Non Finance Entering the Realm of Private Equity

[X]
×