kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Astra International (ASII) Catat Kinerja Positif di 2024, Laba Bersih Tumbuh 0,63%


Jumat, 28 Februari 2025 / 05:50 WIB
Astra International (ASII) Catat Kinerja Positif di 2024, Laba Bersih Tumbuh 0,63%
ILUSTRASI. Logo PT Astra International Tbk ASII di puncak gedung Menara Astra, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang 2024, dengan peningkatan pendapatan dan laba bersih.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada Kamis (27/2), ASII membukukan pendapatan bersih sebesar Rp 330,09 triliun pada 2024, meningkat 4,53% secara tahunan (year-on-year/YoY) dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Astra International (ASII) Beberkan Progres Pembangunan Astra Biz Center di IKN

Pendapatan ASII berasal dari beberapa segmen utama, dengan rincian sebagai berikut:

  • Otomotif: Rp 113,05 triliun
  • Jasa Keuangan: Rp 33,10 triliun
  • Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi, dan Energi: Rp 134,42 triliun
  • Infrastruktur dan Logistik: Rp 8,33 triliun
  • Teknologi Informasi: Rp 2,81 triliun
  • Properti: Rp 1,37 triliun

Dari total pendapatan yang dihasilkan, ASII mencatatkan eliminasi sebesar Rp 3,99 triliun pada 2024, turun dari Rp 4,18 triliun di tahun sebelumnya.

Baca Juga: Simak Strategi dan Rencana Investasi Astra International (ASII) di Tahun 2025

Sepanjang 2024, ASII mencatatkan beban pokok pendapatan sebesar Rp 257,36 triliun, meningkat 5,80% YoY dari Rp 243,25 triliun pada 2023.

Laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 34,05 triliun, tumbuh tipis 0,63% YoY dari Rp 33,83 triliun pada 2023.

Dari sisi aset, per 31 Desember 2024, total aset ASII mencapai Rp 472,92 triliun, naik 6,18% YoY dari Rp 445,4 triliun pada akhir 2023. Sementara itu, total liabilitas perusahaan mencapai Rp 201,24 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×