kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.918.000   -22.000   -0,75%
  • USD/IDR 16.865   23,00   0,14%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Awal 2026, Produksi Pertamina EP Sangasanga Tembus 5.257 Barel per Hari


Selasa, 17 Februari 2026 / 13:00 WIB
Awal 2026, Produksi Pertamina EP Sangasanga Tembus 5.257 Barel per Hari
ILUSTRASI. Pertamina EP Sangasanga dan Sangatta Salurkan 8,019 MMSCFD Gas ke PLN (Dok/PT Pertamina EP (PEP) ) . Produksi minyak Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field pada awal 2026 tercatat mencapai 5.257 barel per hari (bph).


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produksi minyak Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field pada awal 2026 tercatat mencapai 5.257 barel per hari (bph). Realisasi tersebut setara 104,02% dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), sekaligus mempertahankan tren kinerja positif yang telah dibukukan sepanjang 2025.

Senior Manager PEP Sangasanga Field Sigid Setiawan mengatakan, capaian tersebut diraih di tengah tantangan pengelolaan lapangan brown field yang secara alamiah mengalami penurunan produksi. Optimalisasi berbasis inovasi dan teknologi menjadi kunci untuk menjaga tingkat produksi tetap berada di atas target.

“Langkah strategis perusahaan dengan inovasi dan teknologi berhasil mendorong akumulasi produksi bulan berjalan (month to date/ MTD) hingga 31 Januari 2026 mencapai 5.257 barel per hari (bph),” ujar Sigid dalam keterangan resmi, Minggu (15/2/2026).

Baca Juga: PLN Gandeng MEBI dan Huawei Operasikan SPKLU Ultra Fast 480 kW di Tangerang

Pada 2025, kinerja produksi Sangasanga Field juga menunjukkan pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi minyak meningkat sekitar 10%, sementara gas bumi tumbuh 11,4%. Manajemen menilai hasil tersebut mencerminkan efektivitas strategi optimalisasi dan inovasi di lapangan tua.

Memasuki awal 2026, PEP Sangasanga Field menambah pasokan minyak melalui pengeboran sumur pengembangan NKL-1183. Sumur tersebut berkontribusi tambahan produksi sekitar 420 bph, sehingga total produksi lapangan sempat mencapai 5.875 bph.

Dari sisi gas, realisasi penjualan tercatat sebesar 5,44 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd), atau setara 108,8% dari target Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG). Perusahaan juga mengoptimalkan sistem kelistrikan wilayah Selatan Mahakam melalui penggunaan gas engine genset guna meningkatkan keandalan operasi dan menekan gangguan listrik.

PEP Sangasanga Field merupakan bagian dari Zona 9 Subholding Upstream Regional 3 Kalimantan di bawah Pertamina Hulu Indonesia. Perusahaan menegaskan komitmen menjaga keberlanjutan produksi migas untuk mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional dan agenda ketahanan energi pemerintah.

Baca Juga: Trafik Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Naik 31,80% Saat Libur Imlek

Selanjutnya: Intip Proyeksi IHSG Pekan ini dan Rekomendasi Saham Pilihannya

Menarik Dibaca: Cara Berbagi dan Mengatur Keuangan di Tahun Kuda Api ala Blu

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×