kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.918.000   -22.000   -0,75%
  • USD/IDR 16.868   26,00   0,15%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

PLN Gandeng MEBI dan Huawei Operasikan SPKLU Ultra Fast 480 kW di Tangerang


Selasa, 17 Februari 2026 / 11:04 WIB
PLN Gandeng MEBI dan Huawei Operasikan SPKLU Ultra Fast 480 kW di Tangerang
ILUSTRASI. PLN dan PT Mega Energi Biru Indonesia (MEBI) dan Huawei Digital Power Indonesia meresmikan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT PLN bersama PT Mega Energi Biru Indonesia (MEBI) dan Huawei Digital Power Indonesia meresmikan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) berkapasitas ultra fast charging di kawasan Scientia, Summarecon Gading Serpong, Tangerang Selatan.

SPKLU Signature ZORA tersebut memiliki daya hingga 480 kilowatt (kW) dan menjadi yang pertama di Indonesia yang mengusung fitur split charging serta teknologi liquid cooling system. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung kebutuhan pengisian cepat di kawasan dengan tingkat lalu lintas tinggi.

Teknologi Huawei FusionCharge memungkinkan pengisian daya dilakukan secara fleksibel, baik dari jaringan listrik utama maupun dari integrasi sumber energi bersih melalui battery energy storage system (BESS). Sistem ini juga diklaim mampu beroperasi stabil di berbagai kondisi cuaca.

Baca Juga: Trafik Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Naik 31,80% Saat Libur Imlek

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Edwin Nugraha Putra, mewakili Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, mengungkapkan kolaborasi ini sejalan dengan upaya percepatan ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung agenda dekarbonisasi sektor transportasi.

“Selain rendah emisi, penggunaan kendaraan listrik juga penting dalam menekan penggunaan BBM yang selama ini mayoritas diperoleh secara impor,” ujar Edwin dalam keterangan resmi, Senin (16/2/2026).

Hingga Desember 2025, PLN bersama mitra telah mengoperasikan 4.655 unit SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. PLN menargetkan perluasan infrastruktur pengisian daya terus berjalan seiring pertumbuhan populasi kendaraan listrik.

SPKLU Signature ZORA dilengkapi 12 konektor DC ultra fast charging dan satu konektor AC medium charging. Untuk pengisian daya dari state of charge (SoC) 10% ke 80%, waktu yang dibutuhkan sekitar 20 menit untuk kategori ultra fast charging dan 50 menit untuk medium charging.

Baca Juga: Kementerian ESDM Akan Mencabut Izin 301 Wilayah Kerja Migas yang Mangkrak

Selain fungsi pengisian, fasilitas ini juga mengusung konsep destination charging dengan area tunggu bagi pengguna. Layanan digital turut disematkan melalui fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) di aplikasi PLN Mobile, termasuk Trip Planner dan pengaturan antrean pengisian.

Presiden Komisioner Mega Energi Biru Indonesia, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyatakan pihaknya berkomitmen melanjutkan kerja sama dengan PLN untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Indonesia.

Sementara itu, CEO Huawei Digital Power Indonesia Jin Song menilai pengoperasian SPKLU ini sebagai capaian signifikan dalam penerapan teknologi pengisian daya berbasis kecerdasan buatan yang efisien dan andal.

Selanjutnya: Panduan Puasa Semarang 2026: Lengkap Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Menarik Dibaca: Panduan Puasa Semarang 2026: Lengkap Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×