Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) terus memperkuat fondasi bisnisnya di tengah dinamika industri farmasi dan pasar modal.
Salah satu strategi yang dijalankan adalah memperkuat fungsi komunikasi korporat agar selaras dengan agenda bisnis dan kebutuhan pemangku kepentingan, mulai dari investor, regulator, hingga publik.
Dalam beberapa tahun terakhir, manajemen PYFA menempatkan komunikasi korporat sebagai fungsi strategis yang terhubung langsung dengan pengambilan keputusan di level manajemen puncak.
Baca Juga: Lewat Pyfa Health, Pyridam Farma (PYFA) Luncurkan Kampanye BodyVestment
Model ini dirancang untuk memastikan respons yang cepat dan terukur, terutama dalam menghadapi isu pasar modal, keterbukaan informasi, serta aksi korporasi yang berdampak langsung pada kinerja dan persepsi perusahaan.
Pendekatan tersebut dijalankan melalui struktur organisasi yang ramping namun efektif. Alih-alih membangun departemen besar, PYFA memilih model kerja yang fokus pada kecepatan analisis, ketepatan pesan, dan konsistensi narasi bisnis.
Strategi ini dinilai relevan di tengah tuntutan transparansi yang semakin tinggi, khususnya bagi emiten yang berinteraksi intens dengan publik dan investor.
Hasil dari pendekatan tersebut tercermin pada kemampuan perusahaan menjaga kepercayaan pemangku kepentingan sekaligus mendukung agenda pertumbuhan bisnis.
Komunikasi yang terintegrasi dengan tujuan bisnis memungkinkan perusahaan merespons dinamika pasar secara lebih adaptif, tanpa mengorbankan prinsip akuntabilitas.
Baca Juga: Pyridam Farma (PYFA) Optimis Kinerja di Sisa Tahun Ini, Intip Strateginya!
Pada bagian akhir dari upaya tersebut, strategi komunikasi PYFA mendapat pengakuan eksternal.
Dalam ajang Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2026 yang digelar di Yogyakarta, PYFA meraih Silver Winner untuk Kategori Departemen PR Subkategori Korporasi Swasta Nasional.
Selain itu, Head of Corporate Communications PYFA, Leilanie Nadia Kusumaputri, dinobatkan sebagai Golden Winner INSAN PR INDONESIA 2026.
Founder & CEO PR Indonesia Group, Asmono Wikan, menegaskan bahwa standar penilaian PRIA terus meningkat seiring kompleksitas tantangan komunikasi korporat saat ini.
“Komunikasi kini menjadi fungsi strategis yang menentukan keberlanjutan organisasi,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (16/2/2026).
Baca Juga: Beban Keuangan Naik, Pyridam Farma (PYFA) Kembali Cetak Rugi per Kuartal III-2025
Bagi PYFA, penghargaan tersebut dipandang sebagai validasi atas strategi yang telah dijalankan. “Ini pengakuan bahwa komunikasi harus sejalan dengan tujuan bisnis dan mampu merespons dinamika pasar secara tepat,” kata Leilanie.
Dengan capaian tersebut, PYFA menegaskan komitmennya untuk terus mengelola komunikasi korporat secara profesional dan akuntabel sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang perusahaan.
Selanjutnya: 5 Refleksi Finansial yang Relevan bagi Generasi Sandwich
Menarik Dibaca: 5 Refleksi Finansial yang Relevan bagi Generasi Sandwich
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)