kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.801   -29,00   -0,17%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Awal September 2021, pembangunan PLTU Tanjung Jati B unit 5 dan 6 sudah capai 98,93%


Selasa, 28 September 2021 / 20:06 WIB
Awal September 2021, pembangunan PLTU Tanjung Jati B unit 5 dan 6 sudah capai 98,93%
ILUSTRASI. Warga beraktivitas didekat lokasi Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B unit 5 dan 6 . ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/foc.


Reporter: Muhammad Julian | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Progres pembangunan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Jati B Unit 5 dan 6 sudah mencapai 98,93% per awal September 2021. 

Sekretaris Perusahaan PT United Tractors Tbk (UNTR), Sara K. Loebis mengatakan, konsorsium PT Bhumi Jati Power (BJP) telah merealisasikan investasi sekitar 86% dari total investasi proyek PLTU Tanjung Jati B. “Realisasi investasi sudah mencapai 86% dari total US$ 4,1 miliar,” kata Sara kepada Kontan.co.id, Selasa (28/9).

PLTU Tanjung Jati unit 5 dan 6 merupakan ekspansi dari empat Unit PLTU Tanjung Jati B yang sudah ada. Jika PLTU Tanjung Jati B unit 1&2 dan 3&4 dikelola oleh PT PLN (Persero) Pembangkitan Tanjung Jati B dengan sistem leasing,  PLTU Tanjung Jati B unit 5&6 dikelola oleh PT Bhumi Jati Power (BJP), independent power producer (IPP) yang dimiliki oleh konsorsium tiga perusahaan, termasuk di antaranya UNTR. 

Baca Juga: Liabilitas jangka panjang meningkat di 2020, begini komentar PLN

Ketiga perusahaan tersebut terdiri dari Sumitomo Corporation dengan 50% kepemilikan, United Tractors sebanyak 25% saham, dan The Kansai Electric Power Co Inc yang mengempit 25% saham melalui anak perusahaannya.

Saat beroperasi nanti, PLTU Tanjung Jati B bakal memiliki kapasitas  2 x 1.000 megawatt (MW) dengan estimasi kebutuhan batubara sekitar 7,5 juta ton per tahun. Sebanyak 30% dari kebutuhan batubara tersebut bakal dipasok dari tambang milik UNTR melalui entitas anak usaha dengan kepemilikan tidak langsung, yaitu  PT Tuah Turangga Agung (TTA). Tenaga listrik yang dihasilkan oleh PLTU ini bakal dipasok ke PLN selama 25 tahun sejak beroperasi.

Sara bilang, PLTU Tanjung Jati B unit 5 dan 6 ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2022. “Persisnya kapan akan dipastikan di awal tahun depan,” imbuh Sara.

Selanjutnya: Potensi Perdagangan Karbon PLTU

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×