kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Bandara Karawang terkendala RTRW Jawa Barat


Rabu, 02 Januari 2013 / 21:00 WIB
ILUSTRASI. Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Plum untuk Kesehatan Tubuh


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Sampai saat ini, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemhub) belum menentukan lokasi pasti pembangunan bandara di Karawang, Jawa Barat. Alasannya, rencana pembangunan bandara masih terkendala Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Jawa Barat.

"Jawa Barat perlu merevisi tata ruang, kalau mereka tidak revisi, kami tidak bisa membangun apa-apa," kata E.E. Mangindaan, Menteri Perhubungan saat ditemui wartawan usai acara ramah-tamah jajaran Kementerian Perhubungan di Jakarta, Rabu (2/1).

Maka dari itu, saat ini pihak Kemhub terus menghimbau kepada pemerintah daerah Jawa Barat untuk merevisi dan mengkaji kembali RTRW yang ada. Dia bilang setelah berhasil di revisi pihak Kemhub baru bisa bekerja lagi.

"Kalau itu (RTRW Jawa Barat) oke, kita segera putuskan lokasi bandaranya," kata Mangindaan.

Mangindaan juga menjelaskan bahwa lokasi pembangunan bandara tersebut dapat dibangun di pantai utara Karawang, Jawa Barat. Caranya dengan mereklamasi pantai di daerah tersebut. Pilihan tersebut muncul jika pembebasan lahan daratan harganya mahal.

Rencana tersebut akan menghubungkan pembangunan bandara baru dengan rencana pembangunan Pelabuhan Cilamaya, yang keduanya juga ada di Karawang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×