kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.810.000   -40.000   -1,40%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Bantu percepat herd immunity, Musim Mas telah salurkan 23.400 dosis vaksin Covid-19


Jumat, 15 Oktober 2021 / 12:29 WIB
Bantu percepat herd immunity, Musim Mas telah salurkan 23.400 dosis vaksin Covid-19
ILUSTRASI. Bantu percepat herd immunity, Musim Mas telah salurkan 23.400 dosis vaksin Covid-19


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Hal ini dilakukan dengan tujuan agar para pekerja anak perusahaan Musim Mas beserta dengan anggota keluarganya terlindungi dari bahaya Covid–19 dan membantu pemerintah untuk mempercepat terciptanya Herd Imunity di Indonesia.
 
Gunawan menuturkan bahwa Musim Mas mengadakan program ini sebagai bagian kepedulian perusahaan untuk pembentukan herd immunity pekerja, keluarga pekerja serta lingkungan sekitar perusahaan yaitu dengan mendukung program pemerintah dalam kegiatan vaksinasi gotong royong.

Dalam pelaksanaan vaksinasi, menurutnya, ada sejumlah kendala yang dihadapi antara lain adanya pekerja, keluarga pekerja ataupun masyarakat yang tidak bersedia divaksin, karena banyak menerima informasi negatif di luar. Sebagai solusinya, perusahaan aktif melakukan sosialisasi terus menerus dalam memberikan pemahaman, terjadi peningkatan dari yang tidak bersedia menjadi bersedia untuk divaksin.

“Kendati vaksinasi sudah berjalan, perusahaan tetap menjalankan prokes dan protokol pencegahan Covid-19 dan terus menerus memberikan sosialisasi khusus kepada semua pekerja, keluarga pekerja, dan masyarakat supaya setiap pekerja, keluarga pekerja, dan masyarakat tetap menjalankan prokes dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.

Selanjutnya: Update 10 jenis vaksin Covid-19 di Indonesia: Perbedaan dan efek sampingnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×