kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.901   -91,00   -0,51%
  • IDX 5.990   -19,30   -0,32%
  • KOMPAS100 769   -4,09   -0,53%
  • LQ45 590   -2,77   -0,47%
  • ISSI 209   0,10   0,05%
  • IDX30 327   -0,84   -0,26%
  • IDXHIDIV20 420   1,10   0,26%
  • IDX80 88   -0,42   -0,47%
  • IDXV30 114   0,33   0,29%
  • IDXQ30 107   -0,15   -0,14%

Banyak mutinational company minati Blok Terminasi


Kamis, 08 Juni 2017 / 16:41 WIB


Reporter: Pratama Guitarra | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membenarkan bahwa Petronas berminat untuk ikut mengelola beberapa diantara delapan Blok Terminasi yang saat ini diberikan ke Pertamina.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, I Gusti Wiratmaja Puja mengatakan, tidak hanya Petronas yang berminat, melainkan, mutinational company lainnya pun demikian. Pasalnya, delapan Blok Terminasi itu dinilai masih cukup bagus untuk dikembangkan.

"Banyak yang minat. Itu karena mendengar Pertamina tidak mau, makanya perusahaan-perusahaan itu langsung kontak dan mau ikut," katanya di Gedung DPR, Kamis (8/6).

Kata Wiratmaja, perusahaan multinasional itu berasal dari Malaysia, China dan Iran. Sementara, Pertamina juga belum menyatakan bahwa pihaknya mengundurkan diri dari kedelapan Blok Terminasi itu.

Maka dari itu, Kementerian ESDM memberikan waktu sampai akhir bulan ini kepada Pertamina untuk merinci detail, apakah blok tersebut masih ekonomis untuk dikelola. "Kita tunggu pertamina menghitung keekonomian sampai akhir bulan ini. Kita berharap sih Pertamina yang kelola, karena bloknya bagus-bagus," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×