kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.013,51   -2,48   -0.24%
  • EMAS932.000 0,22%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Begini Rencana Sejumlah APM Motor untuk Kembangkan Kendaraan Listrik di Indonesia


Senin, 25 April 2022 / 19:04 WIB
Begini Rencana Sejumlah APM Motor untuk Kembangkan Kendaraan Listrik di Indonesia
ILUSTRASI. Yamaha Motor akan mengembangkan motor listrik di Indonesia mulai semester II-2022


Reporter: Vina Elvira | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah agen pemegang merek (APM) brand motor mulai memperkenalkan produk kendaraan elektrifikasi roda dua ke Indonesia.  

Seperti PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) misalnya, yang tengah bersiap menghadirkan motor listrik Yamaha E01 di Indonesia dalam waktu dekat.

Diketahui, YIMM akan melakukan uji coba 20 unit Yamaha E01 mulai semester kedua tahun ini dengan durasi minimal selama satu tahun.

Sementara itu, PT Astra Honda Motor (AHM) sudah lebih dulu memperkenalkan kendaraan elektrifikasi mereka yakni Honda PCX Electric pada 2019 silam. Meski sudah diperkenalkan ke Indonesia, produk PCX Electric ini belum dijual secara ritel ke masyarakat umum.

Saat ini Honda juga tengah mempelajari beragam aspek terkait kendaraan listrik dan perkembangannya, mulai dari performance, safety, dan confidence masyarakat pengguna seperti apa terhadap motor listrik.

Baca Juga: Semester II-2022, Yamaha Akan Uji Coba Motor Listrik Yamaha E01 di Indonesia

"Kami ingin melihat kebutuhan masyarakat, sehingga kami berupaya agar dapat memberikan produk sekaligus infrastrukturnya, sehingga konsumen merasa aman dan nyaman menggunakan sepeda motor listrik," ujar General Manager Corporate Communication Astra Honda Motor Ahmad Muhibbuddin, saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (25/4).

Tak ketinggalan, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga turut buka-bukaan terkait rencana pengembangan motor listrik mereka. Pihaknya mengatakan bahwa Suzuki tentunya turut mendukung program pemerintah untuk mengembangkan ekosistem kendaraan elektrifikasi, di mana saat ini headquarter Suzuki disebut tengah mempersiapkan hal tersebut.

"Kami mendukung program pemerintah dan tentunya kami juga concern akan hal tersebut, dan informasi yang kami dapat saat ini di headquarter sedang mempersiapkannya, tantangan paling terbesar adalah kondisi market EV dan infrastruktur yang saat ini juga masih dikembangkan oleh pemerintah," ungkap Teuku Agha, 2W Sales & Marketing Department Head PT SIS.

Teuku menambahkan, penjualan Suzuki di kuartal I-2022 terpantau masih sesuai dengan target yang dicanangkan tahun ini. Model Satria dan NEX II disebut Teuku masih menjadi tulang punggung penjualan motor Suzuki di pasar Indonesia.

Baca Juga: Begini Rencana Astra Honda Motor (AHM) untuk Kembangkan Motor Listrik di Indonesia

Adapun, di tahun ini Suzuki membidik pertumbuhan penjualan hingga 63% dibandingkan tahun sebelumnya. "Kami berharap kondisi ekonomi dan buying behavior masyarakat pulih kembali, sehingga memberikan banyak dampak positif bagi industri otomotif," sebut Teuku.

Sedangkan untuk Honda, tercatat membukukan penjualan 951.907 unit selama periode Januari-Maret 2022. Sampai saat ini, sepeda motor jenis matik masih mendominasi penjualan, di mana kontribusinya untuk market Honda mencapai 89% dari total penjualan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×