kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.542   42,00   0,24%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Berca Schindler ekspansi bisnis ke wilayah timur


Senin, 09 Oktober 2017 / 15:49 WIB


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kontribusi pendapatan PT Berca Schindler Lift saat ini masih didominasi kontrak pemasangan lift ketimbang eskalator. Perusahaan ini misalnya baru saja menyelesaikan proyek SCBD lot 10.

Willis Phua, Presiden Direktur PT Berca Schindler Lift mengatakan, perusahaannya masih akan menggarap lebih dari empat proyek sampai dengan akhir tahun ini. Salah satunya adalah penyediaan lift untuk proyek WTC 3 milik induk perusahaan PT Central Cipta Murdaya. 

“Secara umum pendapatan kami sekitar 70% itu berasal dari lift dan 30% sisanya dari bisnis eskalator,” ujarnya di Bekasi, Senin (9/10).

Selain wilayah Jabodetabek, Berca Schindler juga gencar menggarap bisnis lebih luas ke wilayah timur lewat dua kantor cabangnya di Surabaya dan Makassar. Meski hingga kontribusinya belum terlalu besar karena permintaannya belum terlalu banyak. Namun, gencarnya pembangunan infrastruktur dari pemerintah diharapkan bisa menggairahkan bisnis ini ke depannya di wilayah timur. 

Sampai dengan saat ini, permintaan terbesar jasa pemasangan lift dan eskalator masih berasal dari wilayah Jabodetabek yang mencapai 60%-70% dari total proyek. Sedangkan sisanya dari Bali, Surabaya, Medan, dan Batam

Tahun lalu, perusahaan ini menggenggam market share untuk industri lift dan eskalator hingga 25% dan merupakan pemimpin pasar di industri tersebut. “Saat ini kami punya beberapa proyek besar seperti WTC 3, SCBD lot 10, Menara Astra, Sequis Tower, banyak dari pengelola gedung-gedung perkantoran besar,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×