kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.819   -9,00   -0,05%
  • IDX 8.122   90,39   1,13%
  • KOMPAS100 1.147   14,66   1,29%
  • LQ45 829   7,64   0,93%
  • ISSI 288   4,68   1,65%
  • IDX30 431   4,08   0,96%
  • IDXHIDIV20 517   4,09   0,80%
  • IDX80 128   1,43   1,13%
  • IDXV30 140   1,24   0,89%
  • IDXQ30 140   1,07   0,77%

Bersiap, tarif KRL Jabodetabek naik mulai Oktober!


Senin, 02 Juli 2012 / 15:37 WIB
Bersiap, tarif KRL Jabodetabek naik mulai Oktober!
ILUSTRASI. Melalui promo McD, Anda bisa mendapatkan 1 menu makanan dan 1 menu minuman atau dessert. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/foc.


Reporter: Melati Amaya Dori | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Bagi Anda pengguna kereta api listrik (KRL) atau Commuter Line di Jabodetabek harus bersiap merogoh kocek lebih besar. Pasalnya, PT Kereta Api Indonesia melalui anak usahanya, PT KAI Commuter Jabodetabek menetapkan tarif Commuter Line di Jabodetabek akan naik mulai 1 Oktober mendatang.

Kepala Humas PT KAI Daerah Operasional (Daops) Mateta R. dalam siaran pers, Senin (2/7) menyebut, nantinya akan ada tambahan harga tiket sebesar Rp 2000 untuk semua tujuan. Dia bilang, penetapan penyesuaian tarif demi meningkatkan kualitas, juga untuk pemeliharaan prasarana KRL di Jabodetabek.

Adapun Tarif KRL Commuter Line yang akan diberlakukan mulai 1 Oktober 2012 adalah sebagai berikut:

1. Rp 9.000 untuk Relasi Bogor – Jakarta/Jatinegara
2. RP 8.000 untuk Relasi Depok – Bogor
3. Rp 8.000 untuk Relasi Depok – Jakarta/Jatinegara
4. Rp 8.500 untuk Relasi Bekasi – Jakarta/Stasiun Transit
5. Rp 8.000 untuk Relasi Parung Panjang/Serpong – Tanah Abang/Stasiun Transit
6. Rp 7.500 untuk Relasi Tangerang – Duri/Stasiun Transit

Kenaikan tarif ini berlaku juga untuk arah sebaliknya. "Hal ini sesuai Surat Keputusan Direksi PT KAI Commuter Jabodetabek nomor 004/KCJ/DIR-OPS/V/2012 tentang Penetapan Tarif Commuter Line Tahun 2012, maka ditetapkan kenaikan mulai 1 Oktober 2012," imbuh Mateta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×