kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Bisnis jasa contact center berpeluang tumbuh


Kamis, 25 Oktober 2012 / 14:06 WIB
ILUSTRASI. Inilah daftar lengkap harga sepeda gunung Element update terbaru bulan Agustus 2021


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Mungkin sebagian dari Anda sering menghubungi layanan contact center suatu perusahaan untuk melaporkan aduan atau sekadar memperoleh informasi. Dan, pertumbuhan dari contact center pun diperkirakan meningkat dari tahun ke tahun.

"Kami perkirakan pertumbuhan layanan contact center di Indonesia bertumbuh rata-rata 7,8% setiap tahunnya hingga 2018 mendatang," ucap Endang Rachmawati, Country Director Avaya Indonesia, salah satu perusahaan penyedia jasa contact center di Jakarta pada Kamis (24/10).

Endang mengungkapkan, layanan jasa contact center di Indonesia akan tumbuh, seiring dengan tumbuhnya ekonomi di Indonesia. Endang melanjutkan, sudah banyak perusahaan besar kini menggunakan jasa contact center ke perusahaan ketiga, termasuk Avaya.

Namun, Endang ogah memberi rincian, siapa saja perusahaan yang sudah menggunakan jasa nmereka."Pelanggan kami adalah bank-bank besar, asuransi, dan industri manufaktur," jelas Endang.

Untuk kawasan Asia, Avaya mengklaim telah menguasai pangsa pasar jasa contact center hingga 47% dan tumbuh sebesar 5% per tahun. Ray Teske, Managing Director Avaya untuk ASEAN bilang, bisnis jasa contact center di Indonesia terbilang lambat Dario negara lainnya di Asia. "Indonesia termasuk negara yang rendah menyerap teknologi ini," imbuh Ray.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×