kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Bisnis Jembo Cable masih stagnan


Selasa, 03 Oktober 2017 / 14:55 WIB


Reporter: Agung Hidayat | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perolehan bisnis PT Jembo Cable Company Tbk (JECC) sampai semester I 2017 masih terbilang stagnan. Menilik laporan keuangannya, perusahaan ini memperoleh penjualan bersih sama dengan semester pertama tahun lalu yakni Rp 1,022 triliun.

Sedangkan laba bersih Jembo Cable terperosok 32% dari Rp 81 miliar menjadi Rp 55 miliar di semester I 2017. "Bahan baku yang naik karena mengikuti harga komoditas mempengaruhi laba kami," ujar Antonius Benady, Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan JECC di saat paparan publik, Selasa (3/10).

Menurut Antonius, saat ini kenaikan tembaga dibandingkan tahun lalu sudah mencapai 18%. Sementara untuk alumunium diperkirakan Antonius naik rata-rata di bawah 10%. Pembelian bahan baku memakan 90% dari beban pokok penjualan yang naik 3,5% di semester I 2017 ini menjadi Rp 870 miliar.

"Selain itu profit juga dipengaruhi oleh penurunan kuantitas penjualan fiber optic," ujar Antonius. Di antara semua penjualan kabel, jenis kabel fiber optic Jembo tertekan 52% dari Rp 168 miliar menjadi hanya Rp 80 miliar. Saat ini, harga bahan baku fiber optic juga mengalami kenaikan seperti halnya dengan bahan baku kabel lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×