kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.702   58,64   1,04%
  • KOMPAS100 737   8,81   1,21%
  • LQ45 558   5,02   0,91%
  • ISSI 199   2,06   1,05%
  • IDX30 316   2,20   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,42   0,11%
  • IDX80 84   0,86   1,04%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,39   0,38%

Bisnis non minol Multi Bintang melesu


Kamis, 12 Oktober 2017 / 21:21 WIB


Reporter: Agatha Claudia Pascal | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis minuman non alkohol PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) melalui PT Tirta Prima Indonesia menunjukkan penurunan. Data penjualan minuman non alkohol di semester I-2017 turun 11,38% menjadi Rp 175,29 miliar dari Rp 197.81 miliar pada periode sama di tahun sebelumnya.

Minuman non alkohol dari Tirta Prima berkontribusi sebesar 11,6% dari total penjualan bersih MLBI sebesar Rp 1.509 triliun pada semester I-2017. Di semester I-2016, penjualan non alkohol memiliki kontribusi 12,82% dari total penjualan bersih sebesar Rp 1.537 triliun.

Sedangkan secara kuartal, kontribusi non alkohol mengalami peningkatan dari kuartal I-2017 ke kuartal II-2017. “Non alkohol kontribusinya pada kuartal I-2017 sebesar 9,8% dan pada kuartal II-2017 sebesar 14,3%,” kata Bambang Britono, Direktur Hubungan Korporasi PT Multi Bintang Indonesia Tbk kepada Kontan.co.id, Kamis (12/10).

Walau secara persentase meningkat, namun total penjualan kuartal II adalah Rp 610,44 miliar. Dengan begitu penjualan minuman non alkohol turun sebesar 1,21% dibanding kuartal sebelumnya.

Tidak hanya penjualan non alkohol yang turun pada kuartal II 2017, penjualan minuman alkohol juga mengalami penurunan 35,45% menjadi Rp 523,33 miliar dari Rp 810,77 miliar dibanding kuartal sebelumnya. "Ini karena pengaruh Lebaran," ujarnya. 

Tirta Prima merupakan perusahaan gabungan dari Multi Bintang Indonesia dengan Heineken Asia Pasific Pte. Ltd. Beberapa produk non alkohol yang diproduksi oleh Tirta Prima di antaranya adalah GreenSands, Bintang Zero, Fayrouz, Bintang Radler 0.0%, dan Bintang Maxx 0.0%. Adapun penjualan terbesar masih didominasi pada kota-kota besar yang ada di pulau Jawa dan Bali. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×