kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Blue Bird belum tertarik garap pasar luar negeri


Senin, 26 November 2012 / 13:46 WIB
ILUSTRASI. Wallpaper motif bata dapat menggantikan keberadaan tembok bata yang sesungguhnya. Foto: Instagram @ideasdecomas


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Edy Can


JAKARTA. Perusahaan jasa angkutan, Blue Bird, belum berniat berekspansi ke luar negeri kendati sudah ada permintaan dari berbagai negara. Perusahaan ini masih fokus ke pasar dalam negeri.

Purnomo mengakui ada permintaan dari negara-negara luar seperti Malaysia, Filipina, dan Dubai. Namun, dia mengaku ekspansi ke luar negeri tersebut masih harus dikaji.

Salah satu alasannya karena pasar dalam negeri masih gurih. Presiden Direktur Blue Bird Group Purnomo Prawiro mengatakan, setiap tahunnya pertumbuhan taksi di Indonesia mencapai 20%.

Blue Bird sendiri akan mengikuti peningkatan tersebut melalui penambahan jumlah armada. Misalnya, untuk armada premium Silver Bird, Blue Bird akan menambah jumlah armada hingga 1.200 unit hingga akhir tahun 2013, yang sekarang berjumlah 900 unit. "Sedangkan untuk kendaraan taksi Blue Bird yang biasa akan ada 10.000 unit mobil baru pada tahun depan," terang Purnomo.

Rencananya, Blue Bird akan berekspansi ke Batam dan Padang. Selain itu, Vice President Business Development Blue Bird Noni S. A. Purnomo mengungkapkan, ada penambahan armada di Bandung, Surabaya dan Semarang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×