kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.677.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.825   -17,00   -0,10%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BPDP Kelapa Sawit siap tanggung selisih harga biodiesel dalam perluasan B20


Jumat, 31 Agustus 2018 / 20:38 WIB
ILUSTRASI. PROGRAM REPLANTING SAWIT RAKYAT


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit menyatakan siap menanggung selisih harga biodiesel dalam kebijakan perluasan B20.

Direktur Utama BPDP Kelapa Sawit Dono Boestami mengatakan dana yang ditujukan untuk perluasan B20 ini cukup, bahkan bisa menyalurkan dana untuk volume yang lebih besar. “Perhitungan kami bila akhir tahun ini volumenya 4 juta kiloliter (kl)-4,5 juta kl, bahkan bila ditingkatkan sampai 6 juta kl pun, kalau dari sisi kecukupan dana, lebih dari cukup,” ujar Dono, Jumat (31/8).

Dono mengaku, per Juli, selisih harga biodiesel termasuk ongkos angkut dan pajak sekitar Rp 900 per liter. Bahkan Harga Indeks Pasar (HIP) solar saat ini lebih tinggi dibandingkan HIP biodiesel. “Jadi yang kita tanggung itu ongkos angkut dan pajaknya saat ini,” tutur Dono.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan tidak ada perubahan harga bahan bakar dengan adanya perluasan kebijakan B20.

Sejak Januari sampai Juni 2018 total insentif biodiesel yang telah disalurkan BPDP Kelapa Sawit sebesar Rp 3,57 triliun. Sementara total dana yang dihimpun dari pungutan ekspor dari Januari sampai Juni tahun ini sebesar Rp 6,45 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×