kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Braun resmikan pabrik infus senilai Rp 898,6 M


Kamis, 27 Juli 2017 / 09:46 WIB
Braun resmikan pabrik infus senilai Rp 898,6 M


Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Rizki Caturini

KARAWANG. PT B Braun Medical Indonesia pada hari ini meresmikan pabrik perdana yang memproduksi infus cairan dasaer dan large volume parenteral (LVP). Pabrik tersebut berlokasi di Karawang, Jawa Barat dengan lahan seluas 19 hektare (ha).

Perusahaan ini menggelontorkan dana investasi senilai Rp 898,6 miliar untuk pembangunan proyek ini. Untuk tahap pertama pembangunan saat ini kapasitas pabrik mencapai 15 juta unit infus per tahun. Sedangkan untuk tahap kedua, produksi akan ditingkatkan mencapai 48 juta unit per tahun.

"Komitmen perusahaan melalui pembangunan pabrik farmasi yang akan menjadi lokasi utama produksi di kawasan Asia Pasifik.," ujar Anna Maria Braun, Presiden B. Braun Asia Pacific, dalam siaran pers, Kamis (27/7).

Dirinya juga mengatakan pihaknya akan mendukung penuh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) khususnya dalam menyediakan produk medis kelas dunia yang terjangkau masyarakat. Pabrik baru ini juga akan membantu mengurangi ketergantungan terhadap produk impor.

Saat ini B. Braun memproduksi larutan infus dalam wadah sistem tertutup yang mengurangi risiko kontaminasi udara, baketeri dan non bakteri. Beberapa produk yang diproduksi di pabrik ini berukuran 500 ml adalah Ecosol Ringer Lactate IV Inf, Sterofundin ISO IV Inf, Ecosol Sodium Chloride 0.9 Infus, Ecosol Glucose 10% IV Inf dan Glukosa 5%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×