Reporter: Chelsea Anastasia | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Upaya hilirisasi juga menyasar sektor peternakan sapi perah guna memperkuat pasokan susu nasional. Namun, pelaku usaha menilai masih terdapat sejumlah tantangan dalam mencapai target tersebut.
Direktur Eksekutif Asosiasi Industri Pengolahan Susu (AIPS), Sonny Effendy, mengatakan bahwa para pelaku usaha mendukung hilirisasi peternakan sapi perah. Pelaku industri pengolahan susu sendiri saat ini telah menjalankan sejumlah model kemitraan dengan sektor hulu yang dinilai efektif untuk meningkatkan pasokan susu.
"Banyak model, tetapi yang sustain adalah melalui kerja sama dengan koperasi unit desa (KUD) dan peternakan sapi perah milik swasta/perusahaan yang sudah berpengalaman," katanya kepada Kontan, Minggu (17/5/2026).
Baca Juga: Pelemahan Rupiah Mulai Bebani Sektor Properti, Segmen Komersial Paling Terdampak
Kendati begitu, Sonny memandang, terdapat sejumlah tantangan dalam membangun rantai pasok susu domestik yang terintegrasi dari peternak hingga industri pengolahan. Tantangannya terkait kebutuhan modal, ketersediaan sumber daya manusia yang berpengalaman di bidang peternakan sapi perah, hingga lokasi usaha yang strategis.
Pun, di tengah upaya mengurangi impor bahan baku susu, industri kata Sonny juga terus berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan pasokan dan efisiensi biaya.
"Industri pengolahan susu membagi rasio penggunaan susu segar lokal dan bahan baku impor sesuai kondisi harga saat itu,” jelasnya.
Baca Juga: Tren Short Trip Dorong Lonjakan Wisata Dalam Negeri di Tahun 2026
Agar program hilirisasi susu tak berhenti di level wacana, AIPS menilai pemerintah perlu menyiapkan strategi yang lebih menyeluruh. Misalnya, dengan melakukan pilot plant (fasilitas percontohan) di sejumlah lokasi untuk menguji model pengembangan yang terbaik.
AIPS, lanjut Sonny, juga mendorong penyediaan vaksin ternak yang memiliki izin edar di Indonesia, serta penyediaan lahan pakan hijauan dengan lokasi di dekat peternakan.
"Dukungan tenaga penyuluh peternakan dan insentif pajak bagi industri yang berinvestasi di sektor hilir susu juga diperlukan," tandas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













