kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.488   106,00   0,65%
  • IDX 7.830   -121,60   -1,53%
  • KOMPAS100 1.089   -17,02   -1,54%
  • LQ45 797   -14,45   -1,78%
  • ISSI 265   -3,29   -1,23%
  • IDX30 413   -7,90   -1,88%
  • IDXHIDIV20 481   -7,60   -1,56%
  • IDX80 120   -2,17   -1,77%
  • IDXV30 129   -2,94   -2,22%
  • IDXQ30 134   -2,35   -1,73%

Brigit Biofarmaka Teknologi (OBAT) Targetkan Kinerja Tumbuh 20% pada Tahun Ini


Jumat, 29 Agustus 2025 / 10:45 WIB
Brigit Biofarmaka Teknologi (OBAT) Targetkan Kinerja Tumbuh 20% pada Tahun Ini
ILUSTRASI. PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) membidik kenaikan kinerja penjualan dan laba hingga 20% sampai akhir tahun ini.


Reporter: Vina Elvira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten maklon herbal, kosmetik, dan minuman fungsional dan botanikal, PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT) membidik kenaikan kinerja penjualan dan laba hingga 20% sampai akhir tahun ini. Optimisme ini seiring dengan pencapaian positif perusahaan di semester pertama lalu. 

Sebagai gambaran, penjualan OBAT tumbuh 39,82% yoy di semester I-2025 menjadi Rp 76,56 miliar dari sebelumnya Rp 54,75 miliar pada semester pertama tahun 2024.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan penjualan produk yang mencapai Rp 76,05 miliar, dibandingkan Rp 54,38 miliar pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Brigit Biofarmaka Teknologi (OBAT) Lakukan Groundbreaking Pabrik Baru di Sukoharjo

Dari sisi bottom line, OBAT mencetak kenaikan laba bersih 49,57% sebesar Rp 18,91 miliar di semester I 2025. Di semester I 2024, laba OBAT tercatat Rp 12,64 miliar.

Direktur Utama Brigit Biofarmaka Teknologi Is Heriyanto mengatakan, kinerja OBAT pada paruh pertama lalu didorong oleh beberapa faktor, di antaranya penambahan klien baru dan juga stabilnya pesanan produk dari klien-klien lama. 

“Kami berusaha menjaga hubungan baik dengan  para klien,” ungkap Heriyanto, kepada Kontan.co.id, Kamis (28/8/2025). 

Manajemen OBAT berharap target penjualan dan laba yang sudah ditetapkan di tahun ini dapat tercapai di akhir tahun nanti. Di mana, pihaknya menargetkan adanya kenaikan kinerja sebesar 20% dari tahun sebelumnya. 

Sebagai strategi mencapai target bisnis tersebut, pihaknya menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya dengan membangun fasilitas sediaan baru, seperti cairan obat dalam (COD), Strip, Soft gel, dan Tablet sebagai nilai tambah perusahaan dibandingkan para kompetitor.

Selain itu, perseroan tetap berupaya menjaga hubungan baik dengan para klien agar mereka tetap memilih OBAT di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat karena sudah banyak pabrik baru yang bermunculan, terutama kosmetik. 

Baca Juga: Laba Brigit Biofarmaka (OBAT) Naik 49,57% di Semester I-2025

OBAT juga melakukan ekspansi pabrik baru di Sukoharjo Jawa Tengah, yang masih satu kabupaten dengan pabrik eksisting. Fasilitas produksi ini ditargetkan selesai pada tahun 2026 dan direncanakan mulai beroperasi penuh pada awal 2027.

Heriyanto menerangkan, ekspansi ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk membangun fasilitas baru yakni sediaan 

Soft gel dan tablet. Dua sediaan tersebut masih jarang persaingan pabriknya sehingga kami optimistis bisa mencapai kenaikan sampai 50%,” terangnya. 

OBAT menggelontorkan dana investasi sebesar Rp 15 miliar untuk pembangunan pabrik baru ini. 

Selanjutnya: Mau Merdeka dari Perut Buncit? Coba 4 Cara Mengecilkan Perut Buncit Ini

Menarik Dibaca: Mau Merdeka dari Perut Buncit? Coba 4 Cara Mengecilkan Perut Buncit Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×