kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.785.000   -13.000   -0,46%
  • USD/IDR 17.875   52,00   0,29%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

BTEL masih menunggu izin seluler dari pemerintah


Selasa, 08 Maret 2011 / 12:06 WIB
ILUSTRASI. Warga berjalan menggunakan payung saat turun hujan di Jakarta, Jumat (10/1/2020).


Reporter: Astri Kharina Bangun | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) masih menanti turunnya lisensi seluler dari pemerintah. Izin ini memungkinkan merek dagang BTEL, Esia memperluas mobilitas selulernya. Dengan kata lain, pelanggan Esia tak perlu ganti kode telepon setiap pindah area.

"Secara teknologi sebetulnya kita sudah siap, namun secara izin belum," ujar Presiden Direktur BTEL Anindya Bakrie, Selasa, (8/3).

Namun, Anindya enggan menyebut kapan izin tersebut bakal dikeluarkan. Dengan pemberian izin itu, Anindya berharap bisa meningkatkan jumlah pelanggan BTEL yang baru mencapai 12 juta pelanggan dari posisi akhir tahun lalu.

"Mudah-mudahan secepatnya. Dari seluruh operator, hanya kami yang belum kantongi izin itu," tandas Anindya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×