Reporter: Ragil Nugroho | Editor: Amailia Putri
PT Bakrie Telecom Tbk mencatatkan kerugian selama tiga bulan pertama tahun ini. Emiten halo-halo yang digawangi Anindya Novyan Bakrie itu menderita rugi bersih sebesar Rp 97,47 miliar. Nilai kerugian menyusut dari periode yang sama tahun lalu, senilai Rp 336,79 miliar.
Namun, perusahaan berkode saham BTEL itu sudah mampu mengantongi laba usaha, yakni Rp 50,38 miliar. Pada kuartal I tahun lalu, BTEL masih menderita rugi usaha yang nilainya mencapai Rp 170,36 miliar. "Kami berhasil menekan biaya operasional atau operating expenses," tutur Jastiro Abi, Chief Executive Officer (CEO) Bakrie Telecom, seperti dikutip dalam pernyataan tertulis.
Sepanjang Januari-Maret 2013, Bakrie Telecom menekan beban usaha dari Rp 696,96 miliar menjadi Rp 532,11 miliar. Beban keuangan perusahaan juga terpangkas dari Rp 210,2 miliar menjadi Rp 155,34 miliar. Di saat sama, pendapatan usaha BTEL mengalami kenaikan, meskipun tipis, dari 673,31 miliar menjadi Rp 683,94 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News